Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 11 Januari 2020 | 03.00 WIB

Positif Doping, Karir Andrea Iannone Berada Dalam Situasi Kritis

epa07811315 Italian MotoGP rider Andrea Iannone (L) and Giulia De Lellis arrive for the premiere of - Image

epa07811315 Italian MotoGP rider Andrea Iannone (L) and Giulia De Lellis arrive for the premiere of

JawaPos.com-Karir rider Aprilia Andrea Iannone sedang berada di ujung tanduk. Kasus doping yang membelenggunya sejak bulan lalu mengancam langkahnya di panggung MotoGP berakhir lebih cepat.

Kabar terakhir menyebutkan, hasil tes sampel B dari urinenya juga terbukti positif.

Media Italia La Gazzetta dello Sport yang menurunkan laporan tentang hasil tes tersebut. Menurut pengacara Iannone, Antonio De Rensis, hasil uji sampel B urine kliennya memang positif.

Namun, De Rensis langsung menyatakan bahwa kandungan zat terlarangnya sangat kecil. Zat tersebut adalah anabolic androgenic steroid yang disebut drostanolone. Dia melanjutkan, sangat mungkin kandungan tersebut masuk ke tubuh Iannone lewat konsumsi daging yang terkontaminasi saat menjalani balapan di Asia.

”Perhitungan analisis membuktikan adanya metabolit yang setara dengan 1,150 nanogram per milimeter. Jumlah yang kecil,” terang De Rensis.

Apalagi, para rider hampir sebulan menjalani balapan di Asia. Sedangkan tes doping dijalani Iannone setelah race di GP Malaysia, 3 November 2019.

Sebelumnya, Iannone menyatakan tidak melakukan kesalahan apa pun. Seperti yang disampaikan De Rensis, kandungan zat terlarang itu masuk dalam tubuh Iannone lewat asupan makanan selama berada di Asia.

Kini pihak Iannone harus menyiapkan argumen untuk mengonter hasil tes tersebut. Nanti bukti-bukti tersebut diperdebatkan dalam sidang disiplin. Hasilnya akan keluar dalam waktu 45 hari. ”Aku tidak menyiapkan plan B. Aku tidak sebodoh itu mempertaruhkan semuanya (karir, Red),” terang Iannone sebagaimana dikutip Bike Sport News.

Jika gagal, ancaman skors selama empat tahun sudah menanti.

Sementara itu, Iannone dikabarkan masih bisa mengikuti tes pramusim 7–9 Februari mendatang. Meski sedang menjalani masa skors, rider Italia itu tetap bisa mengaspal karena tes tersebut dalam kewenangan MotoGP, bukan event dari FIM (federasi balap motor dunia).

Di sisi lain, Aprilia mendukung penuh upaya yang tengah dilakukan oleh pembalapnya. ”Sangat penting Andrea bisa tampil dalam tes di Sepang,” ucap bos Aprilia Massimo Rivola sebagaimana dikutip GP One.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore