Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 10 Januari 2020 | 21.15 WIB

57 Tahun, Tapi Bisa Menang Dua Kali Beruntun di Medan Berat Arab Saudi

epa08113793 Spanish Carlos Sainz (Bahrain JCW X-Raid Team) and his co-pilot Lucas Cruz in action during stage five of the Rally Dakar 2020 between Al Ula and Al Hai in Saudi Arabia, 09 January 2020. The Rally Dakar takes place in Saudi Arabia from 05 to 1 - Image

epa08113793 Spanish Carlos Sainz (Bahrain JCW X-Raid Team) and his co-pilot Lucas Cruz in action during stage five of the Rally Dakar 2020 between Al Ula and Al Hai in Saudi Arabia, 09 January 2020. The Rally Dakar takes place in Saudi Arabia from 05 to 1

JawaPos.com – Carlos Sainz menjadi pereli pertama yang berhasil menyabet dua kemenangan etape pada Reli Dakar tahun ini. Pada etape kelima kemarin (9/1), ayah pembalap Formula 1 Carlos Sainz jr itu finis tercepat dengan catatan waktu 3 jam 52 menit 1 detik.

Dia berjarak 2 menit 56 detik dari Nasser Al Attiyah dari Toyota Gazoo Racing. Bersama Lucas Cruz, Sainz dengan tunggangan Mini Buggy sempat kehilangan waktu lebih dari 1 menit pada 50 kilometer pertama karena ban bocor. Tetapi, dua kali juara reli dunia itu melesat pada 250 kilometer terakhir sekaligus membuatnya kini pimpinan klasemen sementara dengan keunggulan 5 menit 59 detik untuk kategori mobil.

’’Kami melaju lebih cepat di akhir balapan,’’ kata pereli 57 tahun tersebut sebagaimana dikutip situs resmi Dakar. ’’Kami senang mobil bekerja dengan sangat baik,’’ imbuhnya.

Di sisi lain, Nasser Al Attiyah yang sempat dijatuhi penalti 3 menit setelah menghalangi jalur Sainz pada etape ketiga berusaha keras mempertahankan ritme terbaiknya. Pereli Qatar itu cukup stabil dengan finis dua besar dalam dua etape terakhir.

Menurut dia, jalur sepanjang 353 kilometer pada etape kelima kemarin sangat cocok dengan tipikal Mini Buggy yang dikendarai Sainz dan Stephane Peterhansel yang finis ketiga kemarin. ’’Kami sempat mengalami ban kempes pada 5 kilometer terakhir, tetapi kami memilih melanjutkan ketimbang ganti ban,’’ tuturnya.

Dia masih menjaga asa untuk mempertahankan gelar tahun lalu. Sebelum edisi Dakar 2020 bergulir, pereli 49 tahun itu menjadi favorit. Karena jalur reli yang melintasi gurun Arab Saudi tersebut mirip dengan di kampung halamannya, Qatar.

’’Saya kira, minggu depan kami akan melihat banyak bukit pasar yang lebih nyata,’’ ucapnya.

Hari ini etape keenam akan melewati jalur Ha’il menuju Riyadh. Kali ini special stage sejauh 477 kilometer sepenuhnya akan melintasi jalur berpasir. Setelah enam hari menggeber jalur pasir, berdebu, dan perbukitan, para peserta selanjutnya akan mendapatkan waktu istirahat esok hari.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore