
epa08113793 Spanish Carlos Sainz (Bahrain JCW X-Raid Team) and his co-pilot Lucas Cruz in action during stage five of the Rally Dakar 2020 between Al Ula and Al Hai in Saudi Arabia, 09 January 2020. The Rally Dakar takes place in Saudi Arabia from 05 to 1
JawaPos.com – Carlos Sainz menjadi pereli pertama yang berhasil menyabet dua kemenangan etape pada Reli Dakar tahun ini. Pada etape kelima kemarin (9/1), ayah pembalap Formula 1 Carlos Sainz jr itu finis tercepat dengan catatan waktu 3 jam 52 menit 1 detik.
Dia berjarak 2 menit 56 detik dari Nasser Al Attiyah dari Toyota Gazoo Racing. Bersama Lucas Cruz, Sainz dengan tunggangan Mini Buggy sempat kehilangan waktu lebih dari 1 menit pada 50 kilometer pertama karena ban bocor. Tetapi, dua kali juara reli dunia itu melesat pada 250 kilometer terakhir sekaligus membuatnya kini pimpinan klasemen sementara dengan keunggulan 5 menit 59 detik untuk kategori mobil.
’’Kami melaju lebih cepat di akhir balapan,’’ kata pereli 57 tahun tersebut sebagaimana dikutip situs resmi Dakar. ’’Kami senang mobil bekerja dengan sangat baik,’’ imbuhnya.
Di sisi lain, Nasser Al Attiyah yang sempat dijatuhi penalti 3 menit setelah menghalangi jalur Sainz pada etape ketiga berusaha keras mempertahankan ritme terbaiknya. Pereli Qatar itu cukup stabil dengan finis dua besar dalam dua etape terakhir.
Menurut dia, jalur sepanjang 353 kilometer pada etape kelima kemarin sangat cocok dengan tipikal Mini Buggy yang dikendarai Sainz dan Stephane Peterhansel yang finis ketiga kemarin. ’’Kami sempat mengalami ban kempes pada 5 kilometer terakhir, tetapi kami memilih melanjutkan ketimbang ganti ban,’’ tuturnya.
Dia masih menjaga asa untuk mempertahankan gelar tahun lalu. Sebelum edisi Dakar 2020 bergulir, pereli 49 tahun itu menjadi favorit. Karena jalur reli yang melintasi gurun Arab Saudi tersebut mirip dengan di kampung halamannya, Qatar.
’’Saya kira, minggu depan kami akan melihat banyak bukit pasar yang lebih nyata,’’ ucapnya.
Hari ini etape keenam akan melewati jalur Ha’il menuju Riyadh. Kali ini special stage sejauh 477 kilometer sepenuhnya akan melintasi jalur berpasir. Setelah enam hari menggeber jalur pasir, berdebu, dan perbukitan, para peserta selanjutnya akan mendapatkan waktu istirahat esok hari.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
