Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 4 Oktober 2019 | 22.18 WIB

Terancam Pencoretan SK Prioritas, Della: Kami Akan Usaha dan Buktikan

della destiara haris rizki amelia pradipta - Image

della destiara haris rizki amelia pradipta

JawaPos.com-Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta adalah ganda putri nomor dua di Indonesia. Mereka hanya berada di bawah Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Namun jarak ranking antara keduanya relatif jauh. Greysia/Apriyani menempati posisi enam dunia, sedangkan Della/Rizki ada di peringkat 18 dunia.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susy Susanti sempat memberikan peringatan kepada Della/Rizki. Jika sampai prestasinya tidak mambaik, PP PBSI mengancam akan mencoret mereka dari SK Prioritas pada akhir tahun ini.

''Kami sadar dengan hasil-hasil kami. Kami tidak terganggu dengan itu. Makanya kami akan usaha lagi, maksimal lagi, sampai bisa membuktikan,'' kata Della.

Pada Januari lalu, PBSI menerbitkan Surat Keputusan bernomor SKEP/001/0.3/I/2019 yang diteken oleh ketua umumnya, Wiranto. Dalam SK tersebut, PBSI memanggil 98 atlet untuk masuk dalam skuad pemusatan latihan nasional.

Nah, dari 98 atlet tersebut, sebanyak 18 pemain mendapatkan SK Prioritas. Mereka mendapatkan jatah mengikuti lebih banyak turnamen. Tujuannya agar bisa mengumpulkan banyak poin untuk bisa berlaga pada Olimpiade Tokyo 2020.

Della/Rizki merupakan salah satu yang penerima SK Prioritas. Namun, sepanjang tahun ini, prestasi mereka tidak oke. Artinya, peluang untuk menembus delapan besar dan merebut tiket Olimpiade semakin berat.

Bahkan, mereka sempat dipecah. Della berpasangan dengan Tania Oktaviani Kusumah. Sedangkan Rizki berpartner dengan Ni Ketut Mahadewi Istarani.

Namun, sejak April lalu yakni pada Kejuaraan Badminton Asia, Della kembali berpasangan dengan Rizki. Hasilnya lumayan, menembus semifinal. Tetapi setelah itu, mereka tidak konsisten dan sering kandas pada babak pertama atau kedua.

Karena harus mengejar banyak poin menuju Olimpiade, maka Della/Rizki juga bermain pada turnamen-turnamen kecil sampai BWF Super 100. Mereka mulai membangun kepercayaan diri dari sana. Pada Vietnam Open yang berakhir 15 September lalu, Della/Rizki meraih gelar. Target yang sama mereka patok di Indonesia Masters 2019.

Kemarin, Della/Rizki yang menempati unggulan keempat, sukses menembus perempat final Indonesia Masters, mengalahkan rekan senegaranya Nadya Melati/Tiara Rosalia Nuraidah dalam straight game 21-15, 21-9.

Hari ini, di GOR Ken Arok, Malang, Della/Rizki akan menghadapi unggulan delapan asal Tiongkok Chen Xiaofei/Zhou Chaomin.

Juara di Malang, bisa sangat krusial untuk mengejar target lolos ke Olimpiade. ''Kami akan mengejar terus sampai titik batas kemampuan kami,'' kata Della. ''Saya tidak berpikir terlalu jauh harus begini, harus begitu. Untuk main di Super 100 lagi ya tidak ada masalah. Mikirnya, kami harus yang terbaik saja,'' imbuhnya.

Della menambahkan bahwa targetnya adalah menembus ranking 10 besar dunia sampai akhir tahun. Lalu, setelah itu berusaha keras untuk mencapai delapan besar. ''Pokoknya melakukan yang terbaik,'' tambah Rizki.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore