
Mooney VR46 Racing
JawaPos.com – ’’Start dari posisi ke-13 memang berat. Tapi, besok sangat mungkin hujan. Jadi, aku tetap positif.’’ Begitu yakinnya Aleix Espargaro bahwa hujan akan memberinya peluang di balapan GP Thailand sore nanti.
Prakiraan cuaca memang menyebutkan bahwa Buri Ram bakal diguyur hujan. Artinya, hasil kualifikasi tidak akan terlalu berpengaruh.
’’Kalau benar-benar hujan, aku akan mengambil risiko lebih besar. Menang atau tidak sama sekali. (Tapi) kalau kering, mustahil bisa mendapat keajaiban,’’ tambah Espargaro.
Pembalap Aprilia itu kini menduduki posisi ketiga klasemen sementara dan tertinggal 25 poin dari Fabio Quartararo sebagai pemuncak.
Peluang sangat terbuka jika hujan benar-benar terjadi. Dari tujuh rider yang start terdepan, Quartararo akan memulai balapan dari posisi keempat. Juara bertahan MotoGP itu bakal dikepung dari segala penjuru.
’’Tidak akan mudah bagi Fabio untuk menghadapi rombongan Ducati,’’ kata Espargaro.
Quartararo pun mengakui itu. Dia menyebut mesinnya memiliki kelemahan di berbagai sisi. Terutama power mesin yang kurang mumpuni untuk melawan Ducati di lintasan lurus.
’’Kami tahu betapa lemahnya kami di trek lurus. Bahkan, jika aku bisa melakukan slipstream dari tikungan 3-4, atau dari tikungan terakhir, itu tidak akan berpengaruh banyak saat memasuki lap berikutnya.''
''Tapi, aku akan tetap berjuang,’’ paparnya.
Quartararo melanjutkan, kondisinya semakin buruk karena daya cengkeram aspal Sirkuit Buri Ram tahun ini dinilai lebih lemah jika dibandingkan dengan 2019.
Itu terbukti saat dia gagal menyamai catatan waktunya ketika meraih pole position di Buri Ram tiga tahun lalu.
Dari tiga rider yang masih berpeluang memperebutkan gelar juara dunia, Francesco Bagnaia start paling depan, yakni dari posisi ketiga.
Keuntungan itu bisa dimanfaatkan untuk meraup poin dan memperpendek jarak dengan Quartararo. Sekali lagi, jika hujan turun, semua skenario bisa berubah.
Bagnaia menyebut hasil yang dia dapat di kualifikasi ini cukup memuaskan setelah motornya tidak bekerja maksimal di GP Jepang pekan lalu.
’’Di awal kualifikasi, aku sempat kesulitan dengan ban belakang. Lapku tidak maksimal karena masih mencari traksi.''
''Setelah berhenti dan kembali ke lintasan, aku baru merasa jauh lebih cepat,’’ ucap pembalap asal Italia itu kepada Motorsport.
Pada sesi kualifikasi GP Thailand kemarin, rookie Marco Bezzecchi sukses membuat kejutan dengan meraih pole position.
Hasil tersebut sekaligus menjadi pole perdana rider Italia itu di kelas para raja. Juga, pole pertama bagi timnya, Mooney VR46.
Bezzecchi membukukan rekor lap baru 1 menit 29,671 detik. Disusul Jorge Martin (Pramac) di tempat kedua.
’’Jujur, aku tidak tahu kalau aku meraih pole,’’ ujarnya. Kini, dia tercatat sebagai pembalap kesepuluh yang meraih pole position tahun ini.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
