Penggemar Los Angeles Lakers (Jason Armond/Los Angeles Times)
JawaPos.com - Los Angeles Lakers mungkin merupakan franchise paling bersejarah di NBA. Hingga musim panas lalu, mereka termasuk bisnis keluarga terpanjang di liga dengan segala kekurangannya.
Cerita dimulai ketika Jerry Buss membeli franchise itu pada tahun 1979. Keluarganya lalu mengelola tim hingga meraih 17 gelar juara NBA, nomor dua terbanyak sejarah.
Namun, keluarga terkenal Los Angeles itu menjual asetnya tahun lalu. Jeanie Buss melepas saham mayoritas kepada Mark Walter, manajer investasi yang juga pemilik Dodgers di MLB serta investasi olahraga lain.
Walter sebelumnya adalah pemilik minoritas franchise. Ia memiliki hak prioritas membeli saham mayoritas keluarga Buss dan menjalankan akuisisi tim basket terkenal dunia itu tahun lalu.
Meskipun awalnya dilaporkan Buss akan tetap jadi gubernur franchise. Namun, masa itu diperkirakan 3paling lama lima tahun 4 dan setelah musim 2025/2026, jejak Walter mulai nampak di Lakers.
Langkah ini sebenarnya tidak diinginkan penggemar pada umumnya. Rob Perez, tokoh NBA aktif di media sosial, menyatakan harga tiket musiman Lakers akan naik sebelum musim 2026/2027.
"Kami menyesuaikan harga tiket musiman untuk musim depan. Pembaruan ini mencerminkan lanskap pasar dan permintaan saat ini," tegas Los Angeles kepada ESPN.
Tanpa jelaskan lokasi tempat duduk atau harga pastinya, Perez menerangkan harga tiket akan naik 14 persen. Selain itu, Lakers menghapus opsi pembayaran mencicil dan menambah biaya lain.
"Kenaikan sebesar 45,9 persen dari USD 6.192 untuk musim 2025/2026 menjadi USD 9.035. Kenaikan ini jauh lebih besar dari kenaikan 12,7 persen dari USD 5.494 pada musim 2024/2025," tulis laporan Sport Illustrated.
Lakers tetap jadi salah satu daya tarik terbesar NBA. Secara resmi, hampir tidak ada kursi kosong untuk pertandingan kandang di Crypto.com Arena.
Kenaikan harga tiket ini jadi cara baik untuk pemilik baru yang dipimpin Walter. Cara ini mewakili strategi bisnis franchise yang baru untuk tingkatkan pendapatan.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
