Ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin saat menghadapi ganda putra Malaysia Goh Sze Fei/Nur Izzuddin pada final Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (25/1/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Raymond Indra/Nikolaus Joaquin menatap debut All England 2026 dengan penuh antusias. Duet ganda putra muda Indonesia itu penasaran dengan rasanya bermain di turnamen BWF World Tour Super 1.000 tersebut, yang menggunakan karpet abu-abu.
Raymond/Joaquin adalah salah satu pasangan ganda putra Indonesia yang akan tampil di All England 2026. Mereka turun bersama dengan empat duet Merah Putih lain di sektor yang sama pada 3-8 Maret mendatang di Birmingham Arena, Inggris.
Bagi Raymond/Joaquin, All England 2026 adalah keikutsertaan perdana mereka dalam turnamen bulu tangkis tertua di dunia tersebut. Keduanya tampak antusias jelang debut di ajang tersebut.
"Ini salah satu wish list saya juga bisa main di All England kan beda sendiri, atmosfernya, tuenamen yang paling ditunggu-tunggu sama semua orang. Dan, saya juga pengen banget ngerasain main di situ," kata Joaquin ditemui di Pelatnas PBSI Cipayung, Kamis (12/2).
Menurut Joaquin, ada satu yang sangat dinantikan jelang debut di All England 2026. Yakni karpet abu-abu, yang baru diperkenalkan pada 2024 dan langsung ikonik karena menambah kesan eksklusif turnamen bergengsi.
"Kalau ekspektasi, saya pengin nyobain karpet abu sih. Itu pengin. Penasaran saja, soalnya saya nggak pernah main di karpet abu, jadi saya penasaran aja," kata Joaquin.
"Nggak tau sih apa bedanya, tapi penasaran aja main di karpet abu-abu. Apalagi, main di All England. Keren pasti itu," imbuhnya.
Sementara Raymond Indra, ekspektasi yang dia miliki lebih ke performa. Bahkan, dirinya langsung mengusung target besar berupa jadi yang terbaik dalam All England 2026.
"Kalau dari saya sih ambisinya pasti ada untuk juara di sana," jelas Raymond.
Di sisi lain, Raymond/Joaquin sadar bahwa ekspektasi dan ambisinya harus dikontrol. Menurut mereka, yang terpenting untuk saat ini adalah fokus bermain semaksimal mungkin.
"Cuma memang harus di kontrol lagi Jadi ambisinya. Kita harus step by step," kata Joaquin.
"Saya juga cuma pengen ngelakuin yang terbaik dulu Dari latihan balikin fisik, meningkatin fisik Apalagi besok juga tiga turnamen beruntun, pasti nggak mudah," timpal Raymond.
Selain All England 2026, Raymond/Joaquin juga disiapkan staf pelatih untuk tampil di dua ajang lain, yakni Swiss Open 2026 (10-15 Maret) dan Orleans Masters 2026 (17-22 Maret).

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
