
Eko Roni (depan kanan) siap hadapi Randi Fabian yang menggantikan Aziz Calim. (Istimewa)
JawaPos.com–Pertarungan antara Eko Roni Saputra melawan Aziz Calim di Prime Kumite Championship 3 2026 batal terlaksana. Aziz mendadak sakit. Akhirnya Eko melawan Randi Fabian sebagai co-main pada ajang yang berlangsung di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, Minggu (1/2).
Eko menyesalkan tidak jadi bertarung melawan Aziz. Sebab, sepanjang persiapan yang dilakukannya untuk menghadapi Aziz.
”Saya baru ditelepon kalau Aziz tidak bisa main. Saya kecewa sih tapi tidak masalah,” ucap Eko.
Tapi menurut dia, siapapun lawan yang ada akan dihadapi secara professional. ”Sejauh ini saya tidak pernah pilih-pilih lawan,” papar petarung ONE Championships itu.
Randi cukup kaget bakal menantang Eko yang dianggapnya sebagai petarung berpengalaman. Melawan Eko yang merupakan salah seorang legenda di MMA Indonesia juga sebagai kehormatan.
”Menggantikan Aziz untuk melawan Eko saya bangga. Ini sejarah bagi saya selama fight. Saya masih baru, saya berharap bisa meniru permainan beliau,” harap Randi.
CEO Prime Kumite Championship Umar Hasan mrngapa memiluh Randi untuk menghadapi Eko. Dia memastikan penunjukkan Randi sebagai lawan pengganti memiliki pertimbangan matang.
Randi dinilai akan bisa memberikan tantangan cukup berat kepada Eko. ”Randi sudah punya pengalaman sehingga bisa merepotkan Eko,” beber Umar Hasan.
Prime Kumite Championship 3 total memiliki 13 pertarungan dengan melibatkan 26 petarung. Partai utama mempertemukan Deni Arif melawan Alan Lolo dan Deni Daffa berhadapan dengan Pahala Sitanggang.
Selain itu, ada Vincent Madjid menantang pemegang sabuk Open Weight Harianja Pukmes, dan Rama Supandi melawan Adiputra. Umar mengatakan, ini adalah sebuah kejuaraan yang awalnya merupakan wadah untuk karate profesional yang pada akhirnya membuka diri untuk beladiri lainnya. Event ini berada di bawah pengawasan Komite Olahraga Beladiri Indonesia (KOBI).
”Karena jika kita membatasi diri dengan karate, maka kita tidak bisa mengembangkan combat sport seutuhnya,” ungkap Umar Hasan.
Menurut Umar, para warrior yang akan berlaga, banyak yang memiliki background sebagai juara SEA Games dan PON. Maupun dari organisasi atau promotor profesional lain, seperti One Pride, Brave FC, dan One Championship.
”Ada pula yang berasal dari TNI dan Polri, yang seluruhnya merupakan atlet profesional. Tidak ada influencer maupun artis di event ini,” terang Umar.
Umar mengatakan, persiapan Prime Kumite Championship 3 sudah sangat matang. Begitu juga dengan para warrior yang nanti akan berlaga di kejuaraan ini.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
