
Pasangan Ganda Putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum bertanding melawan ganda China Luo Xu Min/Wang Yi Duo pada babak 8 besar Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (23/1/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Langkah Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum di Indonesia Masters 2026 harus terhenti pada babak semifinal. Duet ganda putri muda ini mengaku senang dengan pencapaiannya, tapi ogah cepat puas dan langsung mengalihkan fokusnya ke target utama tahun ini.
Rachel/Febi harus mengakhiri perjuangannya di Indonesia Masters 2026 setelah dihentikan oleh duet Jepang, Arisa Igarashi/Miyu Takahashi di semifinal. Mereka kalah lewat duel rubber game berdurasi 57 menit dengan skor 12-21, 21-19, 13-21 di Istora Senayan pada Sabtu (24/1).
"Ya, pertama-tama, mengucap syukur alhamdulillah. Mungkin pengalaman baru lagi buat kita. Cukup sulit juga bolanya," kata Rachel usai pertandingan.
"Dapat pola pertama kali lawan Arisa, polanya juga sedikit kayak buru-buru. Jadi kita enggak sempat buat mikir, mau kayak gimana gitu buat yang harus kita perbaiki," tambahnya.
Diakui Rachel/Febi, tampil pada babak semifinal di Istora Senayan bukan lah sesuatu yang mudah. Meski dapat dukungan dari ribuan suporter dan Badminton Lovers, ada juga tekanan yang menghampiri.
Tapi, Rachel/Febi tetap merasa senang dengan pencapaiannya di Indonesia Masters 2026. Apalagi ini jadi kali pertama bagi mereka menembus babak semifinal di Istora, meski secara level, mereka pernah lebih baik dalam turnamen BWF World Tour Super 500 lain.
"Ya cukup (berpengaruh), mungkin awal-awal kali ya. Awal-awal cukup tegang juga, ada pressure, tapi lama-lama dukungan dari mereka juga sangat membantu juga sih," kata Febi.
"Senang banget pastinya bisa ke semifinal. Ini juga kan sesuatu yang baru juga lah buat kita. Berkali-kali main di Istora baru kali ini tembus di semifinal gitu, ya senang lah," ucap Rachel.
Pelajaran berharga pun banyak diperoleh Rachel/Febi dari keikutsertaan mereka di Indonesia Masters 2026. Sederet pengalaman ini akan dijadikan sebagai modal dan motivasi agar lebih baik ke depan.
Apalagi, Rachel/Febi mengungkapkan bahwa ada target besar yang ingin mereka capai pada tahun ini. Yakni menembus peringkat 20 besar dunia pada akhir tahun 2026.
"Pelajaran yang kita ambil mungkin enggak boleh terburu-buru. Apalagi main ganda putri enggak bisa langsung mati bolanya, harus lebih sabar lagi, harus lebih tenang. Dan yang mesti diperbaiki mungkin komunikasinya, harus lebih sering lagi sama ketenangannya," terang Rache.
"Target tahun ini pengen tembus 20 besar," tutup Febi.
Saat ini ranking BWF Rachel/Febi memang masih jauh dari target. Mereka untuk sementara duduk di urutan 60 dunia, berdasarkan update ranking per 20 Januari 2026. Posisi itu berpotensi berubah menjadi naik menyusul keberhasilan mereka menembus babak semifinal Indonesia Masters 2026.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
