Selebrasi pasangan Ganda Putri Indonesia Lanny Tria Mayasari/Apriyani Rahayu saat bertanding melawan ganda putri Taiwan Hsu Ya Ching/Yu Hsuan pada babak 8 besar Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (22/1/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPo
JawaPos.com - Ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari sukses menjalani ujian mental di Istora Senayan untuk melangkah ke semifinal Indonesia Masters 2026.
Lewat laga penuh tensi tinggi, Apriyani/Lanny berhasil melangkah ke semifinal setelah menyingkirkan unggulan keempat asal Taiwan, Hsu Ya Ching/Sung Yu Hsuan. Mereka menang lewat pertandingan tiga gim ketat dengan skor 21-23, 21-18, 21-19.
“Dari gim pertama sampai kedua, pola permainan kami sudah ditebak. Di interval set kedua kami coba komunikasi dengan pelatih untuk ganti pola, jangan terus kasih sambungan dan jangan terburu-buru,” ujar Apriyani seusai laga.
Apriyani/Lanny sempat unggul di fase akhir gim pertama, namun harus kehilangan gim pembuka setelah kalah adu setting 21-23.
Tekanan makin terasa pada gim kedua dan ketiga ketika pola permainan Apriyani/Lanny mulai terbaca oleh lawan. Apriyani mengakui situasi tersebut memaksa mereka untuk beradaptasi dan mengambil keputusan penting di tengah pertandingan.
Atmosfer Istora yang penuh euforia juga menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi Lanny yang menjalani laga krusial di depan ribuan penonton.
“Saya tahu Lanny cukup tegang, tapi dia berani keluar dari tekanan itu. Itu yang saya apresiasi. Pertandingan hari ini benar-benar menegangkan dan penuh pressure,” kata Apriyani.
Pada gim penentuan, kedua pasangan kembali saling kejar angka hingga kedudukan imbang 18-18. Apriyani/Lanny akhirnya memastikan kemenangan setelah tampil lebih tenang pada poin-poin krusial.
Lanny mengakui ketegangan sempat memengaruhi permainannya, terutama saat tertinggal di momen penting.
“Tadi cukup tegang. Pas mau servis saya cuma bilang ke diri sendiri, ‘sabar, jangan nafsu’. Alhamdulillah bisa lewat dan menang,” ujar Lanny.
Meski melaju ke semifinal, Lanny mengatakan penampilannya belum maksimal dan masih perlu perbaikan, terutama dari sisi mental.
“Saya pribadi belum puas. Yang perlu ditingkatkan itu ketenangan dan keberanian supaya bisa main lebih lepas,” katanya.
Kemenangan tersebut mengantar Apriyani/Lanny menghadapi unggulan pertama asal Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan, pada babak empat besar.
Menghadapi Pearly/Thinaah, Apriyani mengatakan kesiapan non-teknis akan menjadi faktor penting, mengingat lawan dikenal memiliki mental kuat pada situasi genting.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
