Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 2 September 2025 | 19.24 WIB

Dedikasi yang Tulus, Atlet Difebal Semakin Setara

Ketua Umum National Paralympic Committee (NPC) Senny Marbun. (Dok. NPC)

JawaPos.com - Tidak membedakan dengan lainnya, dedikasi atlet difabel tidak perlu diragukan. Mereka berkompetisi di setiap event selalu dengan hati. Keterbatasan yang mereka miliki menjadi spirit untuk memperjuangan mengibarkan Merah Putih di podium. 

Atlet para-cycling nasional Muhammad Fadli Imammudin menuturkan, keluarga besar difabel Indonesia semakin mendapatkan panggung kesetaraan. Prestasi ditorehkan selama ini adalah buah dedikasi untuk bangsa. 

"Semua itu terlepas dari spirit yang diperjuangkan oleh Senny Marbun yang selama ini menjabat Ketua Umum National Paralympic Committee (NPC)," ujar Muhammad Fadli Imammudin kepada JawaPos.com, Selasa (2/9). 

Bukti ketulusan Senny Marbun ini mendapat ganjaran dari Presiden Prabowo Subianto yang menganugerahkannya Bintang Jasa Nararya. Merayakan penghargaan itu, Senny Marbun mengumpulkan 500 atlet disabilitas dari 35 provinsi hadir di Kusuma Sahid Prince Hotel, Solo, pada Minggu (31/8) malam. 

Malam tasyakuran itu tidak hanya merayakan penghargaan negara untuk Senny, tetapi juga menjadi simbol revolusi paradigma kesetaraan di Indonesia. Atlet difabel kini semakin dihargai sebagai aset bangsa, bukan sekadar simbol semangat. 

Yang membuat acara ini istimewa, seluruh penyelenggaraan dilakukan mandiri oleh para atlet dengan sistem gotong royong. Tanpa sponsor, tanpa intervensi pihak luar, acara ini sepenuhnya dibiayai dari urunan swadaya atlet sebagai ungkapan cinta dan terima kasih atas dedikasi Senny memimpin NPC Indonesia selama 22 tahun. 

Sementara itu, Senny mengatakan Bintang Jasa Nararya ini bukan untuk dirinya pribadi, tetapi milik Indonesia. Penghargaan itu adalah refleksi perjuangan kolektif seluruh atlet difabel, pelatih, dan pengurus yang telah berjuang mengibarkan Merah Putih di berbagai ajang dunia. "Ini adalah pengakuan negara bahwa keterbatasan fisik tidak pernah membatasi cakrawala prestasi,” ujarnya. 

Warisan 22 Tahun Kepemimpinan

Di bawah kepemimpinan Senny sejak 2003, NPC Indonesia mencatat transformasi monumental:

  • Hattrick Juara Umum ASEAN Para Games (2017, 2022, 2023).
  • Prestasi Asian Para Games (peringkat 5 di 2018 Jakarta, peringkat 6 di 2022 Hangzhou).
  • Rekor sejarah di Paralympic Games (14 medali di Paris 2024, termasuk emas).
  • Kesetaraan bonus dan penghargaan untuk atlet disabilitas.
  • Pembangunan Paralympic Training Center di Karanganyar, pertama di Asia Tenggara.
  • Pengangkatan 193 atlet difabel menjadi PNS (2022), memberi jaminan masa depan.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore