Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Alwi Farhan menghadapi pebulu tangkis tunggal putra India H.S. Prannoy dalam babak 32 besar Indonesia Open 2025 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (3/5/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Rasa puas dan lega diekspresikan Alwi Farhan usai berhasil menjuarai turnamen BWF World Tour Super 300 perdananya di Macau Open 2025. Tapi, ia enggan cepat puas dan langsung menargetkan bisa melengkapi gelar level elite lainnya.
Alwi Farhan berhasil mengunci gelar Macau Open 2025 setelah mengalahkan Justin Hoh dari Malaysia di final. Berstatus sebagai unggulan kelima, dia menang dua gim langsung dengan skor 21-15, 21-5 di Macao East Asian Games Dome, Avenida da Nave Desportiva, Minggu (3/8).
Kebahagiaan pun terpancar jelas pada wajah Alwi Farhan setelah memastikan poin kemenangan lawan Justin Hoh. Dia langsung emosional dengan mengepalkan tangannya, lalu melihat ke atas sebagai tanda bersyukur atas keberhasilannya.
Alwi Farhan kemudian menyalami Justin Hoh dengan emosional. Dia lalu menghampiri umpire yang bertugas lalu mendatangi pelatihnya Indra Wijaya dan memeluknya.
"Alhamdulillah sangat bersyukur dan sangat senang. Ini wishlist goal saya untuk jangka pendeknya. Saya menantikan ini sejak awal tahun," kata Alwi dalam keterangan PBSI usai laga.
Kemenangan Alwi ini sebenarnya tak mudah. Dia mendapatkan perlawanan cukup ketat pada gim pertama, terutama di awal-awal. Tapi, Alwi mampu mengontrol situasinya dengan baik.
Termasuk saat lapangan pertandingan mengalami kebocoran di tengah laga. Alwi tetap tampil konsisten dan menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi yang ada.
"Jalannya pertandingan memang ada beberapa kali di lapangan terjadi kebocoran jadi setiap poin harus dilap. Tapi, kadang seperti itulah pertandingan, tidak tahu kondisi apa yang bisa dialami," ungkap Alwi.
"Saya hari ini lebih bisa mengontrol permainan, menjaga emosional dan menjalankan strategi dengan baik," tambahnya.
Alwi juga mengakui bahwa performanya di Macau Open 2025 lebih baik ketimbang di Japan Open 2025 dan China Open 2025. Keberhasilan menjaga kondisi emosional jadi faktor utamanya.
"Memang kalau dilihat seminggu ini saya bisa berada di kondisi emosional yang stabil. Saya belajar dari dua turnamen sebelumnya," ucapnya.
"Pelatih saya, koh Indra Wijaya sangat membantu saya. Sejauh ini di turnamen, semua sejalan. Komunikasi kami juga sangat baik," tambah Alwi.
Lebih lanjut, Alwi mempersembahkan gelar ini untuk banyak pihak, termasuk dirinya sendiri karena berhasil meraih gelar BWF World Tour Super 300 pertama sepanjang kariernya.
Tapi, Alwi enggan cepat puas. Dia menegaskan akan langsung mengalihkan fokus dan targetnya ke depan dengan meraih banyak gelar juara di level lebih tinggi.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
