Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia gagal melangkah ke semifina Malaysia Masters 2025. (Dok PBSI)
JawaPos.com- Setelah bermain rangkap selama kurang lebih 6 bulan, Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti akhirnya dipisah. JanDia -akronim Dejan/Fadia menjalani debut di Malaysia Open 2025 Super 1000 di awal tahun.
Kabidbibpres PP PBSI Eng Hian menyatakan, melihat hasil yang ada dan dengan beberapa pertimbangan lain, maka Siti Fadia Silva Ramadhanti akan fokus bermain di ganda putri.
Sementara itu, Dejan Ferdinansyah akan dicarikan pasangan baru yang fokus di ganda campuran. ‘’Biar program latihan bisa berjalan efektif dan maksimal,’’ kata Eng Hian
Dikonfirmasi, Dejan menyebutkan bahwa dia bisa menerima keputusan yang diambil pengurus di PBSI. “Saya harus mulai lagi dari awal. Tapi secara pribadi tidak masalah bagi saya,” ujarnya saat dihubungi Jawa Pos.
Lalu, siapa yang akan menjadi partner barunya? ‘’Saya belum ada permintaan ke PBSI. Saya ikutin arahan pelatih saja,’’ ujarnya.
Menurutnya, mungkin ini menjadi keputusan terbaik bagi semua pihak. Baik bagi PBSI maupun bagi dirinya dan Fadia. Ya, sepanjang diduetkan, hasilnya belum terlalu kelihatan. Prestasi terbaik keduanya adalah, menjadi runner up di Thailand Masters dan Taiwan Terbuka.
Sedangkan, di turnamen terakhir atau di Indonesia Open, mereka langsung terhenti pada Babak 32 Besar usai ditundukkan duo Thailand Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran (18-21, 13-21).
Kurang optimalnya penampian keduanya disebabkan dari beberapa faktor. Salah satu diantaranya adalah karena Fadia juga harus bermain rangkap di ganda putri bersama Lanny Tria Mayasari.
Apalagi, karakter permainan di ganda putri dan campuran terbilang berbeda. Saat ganda putri lebih banyak menggunakan endurance karena sering terjadi reli panjang. Sementara itu, ganda campuran lebih taktis dan cepat. Hal itulah yang terkadang terlihat di lapangan belum begitu maksimal saat penyesuaian.
‘’Karena harus berganti pola di hari yang sama,’’ ujarnya.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
