Gregoria Mariska saat terbaring di rumah sakit akibat sakit vertigo yang dialami sejak akhir Maret. (Dok. Instagram Gregoria Mariska)
JawaPos.com - Pebulu tangkis Gregoria Mariska Tunjung akhirnya buka suara perihal sakit vertigo yang dialami. Dia mengungkap penyakit itu telah diderita selama nyaris dua bulan dan cukup parah karena sampai harus dibawa dengan ambulans dua kali.
Sakit vertigo yang dialami Gregoria Mariska terkuak menjelang Piala Sudirman 2025. Dia awalnya masuk dalam skuad Indonesia untuk lambang supremasi bulu tangkis beregu campuran dunia tersebut.
Namun, nama Gregoria mendadak dicoret beberapa hari sebelum keberangkatan. Dia digantikan oleh Ester Nurumi Tri Wardoyo akibat mengalami vertigo.
Setelah itu, Gregoria masih belum muncul lagi. Terakhir kali dia beraksi adalah pada Kejuaraan Asia 2025 awal April, di mana Gregoria terhenti di babak 16 besar.
Sadar terlalu lama 'menghilang', Gregoria Mariska akhirnya buka suara. Melalui media sosial Instagramnya, dia menjelaskan kondisi dan penyakit vertigo yang dialaminya selama ini.
"Sudah lama saya merasa perlu untuk menjelaskan mengapa saya tidak ikut tur baru-baru ini," buka Gregoria dalam Instagramnya, Rabu (14/5) malam.
"Saya mengalami vertigo atau migrain parah yang terjadi beberapa kali sejak akhir Maret. Setiap 'episodenya' berlangsung selama empat sampai lima jam, di mana saya kehilangan keseimbangan, muntah, dan tidak bisa melakukan apa pun kecuali berbaring," tambahnya.
Vertigo itu, disebut Gregoria sempat menghilang sesaat. Tapi, kemudian muncul lagi tanpa bisa diprediksi. Dia bahkan sampai harus dilarikan ke rumah sakit dengan ambulans karena vertigo.
"Satu menit saya merasa baik, dan kemudian semua jadi tidak baik-baik saja, segalanya tidak bisa diprediksi. Bulan ini saja, saya harus dibawa menggunakan ambulans sebanyak dua kali," tuturnya.
Pada awalnya, kata Gregoria, dia berpikir munculnya vertigo karena stres berat. Dia pun coba pergi ke dokter untuk menjalani MRI otak dan serviks. Hasilnya normal dan dia mensyukurinya.
"Dokter bilang tidak mudah menemukan penyebab pasti vertigo karena bisa terjadi karena banyak hal, dan saya dianjurkan untuk beristirahat sebanyak mungkin untuk melihat apakah kondisinya membaik, sembari melakukan tes lanjutan untuk mencari tahu penyebabnya," terang istri musisi Mikha Angelo ini.
"Saya melakukan fisioterapi untuk keseimbangan saya yang berjalan dengan baik, dan sampai pada titik di mana saya merasa cukup percaya diri untuk melakukan latihan ringan. Namun, itu terlalu cepat dan kondisi saya menurun lagi. Sayangnya, ini berarti saya harus mengundurkan diri dari banyak turnamen," imbuhnya.
Sejauh ini, Gregoria sudah dipastikan melewatkan beberapa turnamen. Selain BWF World Tour Super 500 Thailand Open 2025, dia juga tak akan beraksi di Malaysia Masters 2025, turnamen dengan level serupa.
Tapi, dia saat ini terdaftar untuk dua turnamen elite, Singapore Open 2025 Super 750 dan juga Indonesia Open 2025 Super 1000. Gregoria Mariska bahkan menjadi unggulan keenam.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
