Rinov Rivaldy/Gloria Emanuelle Widjaja menghadapi Jesper Toft/Amalie Magelund di babak pertama.
JawaPos.com - Pertandingan menghadapi Denmark di laga terakhir grup D Piala Sudirman masih menyisakan problem. PP PBSI melalui Kabid Hubungan Luar Negeri, Bambang Roedyanto melayangkan protes kepada BWF terkait insiden yang terjadi.
Tepatnya saat Rinov Rivaldy/Gloria Emanuelle Widjaja menghadapi Jesper Toft/Amalie Magelund di babak pertama. Game 1 saat kedudukan game point 21-20 untuk Denmark, Rinov melepaskan shuttlecock yang keluar.
Hanya saja, oleh Victor Wong, wasit yang bertugas dari Hongkong, shuttlecock tersebut dinyatakan terkena raket Rinov (touch) sehingga Rinov/Gloria kalah 20-22.
"Keputusan ini tentu sangat merugikan Indonesia karena terlihat sangat jelas shuttlecock tidak mengenai raket Rinov," kata Kabid Humas PP PBSI Yuni Kartika.
Yuni menambahkan, surat protes disertai bukti rekaman pertandingan sudah diterima oleh BWF. "Dan BWF menyetujui untuk melakukan investigasi atas insiden tersebut," ucap perempuan yang juga Ketua Pengkab PBSI Kudus itu.
Meskipun, di partai ini, Indonesia akhirnya bisa menang dengan skor 4-1 dan melaju sebagai juara grup. Tapi, pertandingan secara fair menjadi konsentrasi utama supaya pertandingan bisa lebih menarik disaksikan.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
MUI Minta Pelaku dan Pengkampanye LGBTQ Bisa Dipidana, Lebih Berat dari Pasal Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Skor Haiti vs Skotlandia di Piala Dunia 2026: The Tartan Army Bisa Menang Besar!
