
Juara kelas welter UFC Belal Muhammad. (Laman MMA Fighting/Chris Unger/Zuffa LLC via Getty Images)
JawaPos.com–Juara kelas welter Ultimate Fighting Championship (UFC) Belal Muhammad memprotes bendera Palestina hilang dari profil petarung dalam laman resmi promotor olahraga seni bela diri campuran terbesar di dunia itu.
”Orang-orang terus bertanya kepada saya, di mana bendera kamu? Saya terus menerima banyak pesan dari mereka, dan saya hanya berasumsi bahwa itu adalah sebuah kesalahan, namun tetap saja tidak ditanggapi,” kata Belal Muhammad dalam sebuah video yang diunggah melalui akun media social seperti dilansir dari Antara, Sabtu (8/3).
Petarung berdarah Palestina itu menyadari bahwa bendera negara yang dibelanya tidak ditampilkan dalam profil UFC. Sementara foto para atlet lain menampilkan bendera negara di samping mereka.
Oleh sebab itu, Belal mengirimkan permohonan kepada CEO UFC Dana White untuk memperbaiki masalah tersebut. Terutama setelah dia memperjuangkan agar para petarung dapat kembali membawa bendera ke dalam octagon.
”Karena Dana mengatakan bahwa dia mendukung kebebasan berbicara, dia mendukung orang-orang untuk mendukung siapa yang ingin mereka dukung dan tidak bungkam atau membungkam siapa pun,” ujar Belal.
Belal berharap bendera Palestina ditaruh di samping namanya sehingga orang-orang yang diwakili atau dibelanya melihat bendera mereka di samping nama sang juara mereka.
Belal, yang lahir di Amerika Serikat dari orang tua Palestina, terus bersuara dengan lantang dalam mendukung orang-orang yang terkena dampak perang yang berlangsung di Gaza. Dia juga telah mewakili Palestina di sepanjang karirnya di UFC, dengan membawa bendera Palestina di dalam arena dalam beberapa laga sebelumnya.
Belal mengaku sangat bersemangat untuk membawa bendera Palestina ke dalam oktagon untuk mempertahankan gelar pertamanya, yang akan berlangsung di UFC 315 pada Mei, saat dia menghadapi Jack Della Maddalena.
Dengan membawa bendera beserta sabuk juara, kata dia, dapat memberi orang-orang Palestina sesuatu yang dapat mereka banggakan.
”Sesuatu yang dapat mereka tunjukkan dan mengatakan itu bendera saya, itu adalah rekan senegara saya, itu orang saya, itu hanya memberi anak-anak Palestina sesuatu yang lebih besar untuk diimpikan,” tutur Belal.
Saat dia merebut gelar juara pada Juli 2024 melalui kemenangan dominan atas Leon Edwards di Inggris, Belal sangat terharu dengan video dan foto yang dia terima dari orang-orang di Palestina yang merayakan kemenangannya. Hal itu semakin memperkuat tekadnya untuk terus mewakili Palestina kapanpun dia memiliki kesempatan, terutama saat berlaga di panggung terbesar dalam olahraga tarung, UFC.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
