Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 9 Maret 2025 | 00.34 WIB

Belal Muhammad Protes Bendera Palestina Hilang dari Profil UFC

Juara kelas welter UFC Belal Muhammad. (Laman MMA Fighting/Chris Unger/Zuffa LLC via Getty Images) - Image

Juara kelas welter UFC Belal Muhammad. (Laman MMA Fighting/Chris Unger/Zuffa LLC via Getty Images)

JawaPos.com–Juara kelas welter Ultimate Fighting Championship (UFC) Belal Muhammad memprotes bendera Palestina hilang dari profil petarung dalam laman resmi promotor olahraga seni bela diri campuran terbesar di dunia itu.

”Orang-orang terus bertanya kepada saya, di mana bendera kamu? Saya terus menerima banyak pesan dari mereka, dan saya hanya berasumsi bahwa itu adalah sebuah kesalahan, namun tetap saja tidak ditanggapi,” kata Belal Muhammad dalam sebuah video yang diunggah melalui akun media social seperti dilansir dari Antara, Sabtu (8/3).

Petarung berdarah Palestina itu menyadari bahwa bendera negara yang dibelanya tidak ditampilkan dalam profil UFC. Sementara foto para atlet lain menampilkan bendera negara di samping mereka.

Oleh sebab itu, Belal mengirimkan permohonan kepada CEO UFC Dana White untuk memperbaiki masalah tersebut. Terutama setelah dia memperjuangkan agar para petarung dapat kembali membawa bendera ke dalam octagon.

”Karena Dana mengatakan bahwa dia mendukung kebebasan berbicara, dia mendukung orang-orang untuk mendukung siapa yang ingin mereka dukung dan tidak bungkam atau membungkam siapa pun,” ujar Belal.

Belal berharap bendera Palestina ditaruh di samping namanya sehingga orang-orang yang diwakili atau dibelanya melihat bendera mereka di samping nama sang juara mereka.

Belal, yang lahir di Amerika Serikat dari orang tua Palestina, terus bersuara dengan lantang dalam mendukung orang-orang yang terkena dampak perang yang berlangsung di Gaza. Dia juga telah mewakili Palestina di sepanjang karirnya di UFC, dengan membawa bendera Palestina di dalam arena dalam beberapa laga sebelumnya.

Belal mengaku sangat bersemangat untuk membawa bendera Palestina ke dalam oktagon untuk mempertahankan gelar pertamanya, yang akan berlangsung di UFC 315 pada Mei, saat dia menghadapi Jack Della Maddalena.

Dengan membawa bendera beserta sabuk juara, kata dia, dapat memberi orang-orang Palestina sesuatu yang dapat mereka banggakan.

”Sesuatu yang dapat mereka tunjukkan dan mengatakan itu bendera saya, itu adalah rekan senegara saya, itu orang saya, itu hanya memberi anak-anak Palestina sesuatu yang lebih besar untuk diimpikan,” tutur Belal.

Saat dia merebut gelar juara pada Juli 2024 melalui kemenangan dominan atas Leon Edwards di Inggris, Belal sangat terharu dengan video dan foto yang dia terima dari orang-orang di Palestina yang merayakan kemenangannya. Hal itu semakin memperkuat tekadnya untuk terus mewakili Palestina kapanpun dia memiliki kesempatan, terutama saat berlaga di panggung terbesar dalam olahraga tarung, UFC.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore