Dejan/Gloria harus puas menjadi runner-up Korea Masters 2024. (Dok: PBSI)
JawaPos.com - Penyesalan mendalam dirasakan oleh Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja setelah gagal menjuarai Korea Masters 2024. Duet binaan PB Djarum Kudus itu menyesalkan banyak kesalahan yang dilakukan saat kalah dari pasangan Tiongkok, Guo Xin Wa/Chen Fang Hui.
Dejan/Gloria harus mengakui ketangguhan duet unggulan keempat turnamen itu dengan skor 10-21, 12-21 dalam duel berdurasi 31 menit di Iksan Gymnasium, Korea Selatan, pada Minggu (10/11) pagi.
"Kami terlalu terburu-buru, saat tertekan kami sudah mencoba berbagai cara tetapi kami banyak melakukan kesalahan sendiri," kata Dejan dalam keterangan PBSI usai pertandingan.
"Ini yang membuat kami tidak bisa berkembang. Akhirnya game plan-nya tidak sesuai yang kami harapkan," tambah pemain berusia 23 tahun ini.
Dalam pertandingan itu, permainan Dejan/Gloria memang jauh dari performa terbaiknya. Mereka malah nyaris dibuat tak berdaya karena selalu ditekan oleh pasangan Tiongkok.
Dejan/Gloria sebenarnya beberapa kali coba menerapkan permainan menekan lebih dulu. Tapi, kokohnya pertahanan Xin Wa/Fang Hui membuat situasi berubah dengan cepat. "Kami akui kami tidak maksimal hari ini," kata Dejan menambahkan.
Serupa dengan Dejan, Gloria juga mengatakan bahwa mereka tak bisa bermain dengan ritme dan permainan sendiri. Padahal, secara persiapan semuanya sama seperti yang sudah-sudah.
Menurut Gloria, Xin Wa/Fang Hui sebenarnya coba memainkan strategi dan gaya baru. Itu sesuai dengan yang mereka harapkan.
"Hanya di lapangan eksekusinya kurang baik. Di final ini memang tempo permainan lawan berbeda dengan di babak pertama," tuturnya.
"Sebenarnya ini yang kami perlukan, sayang hari ini tidak menemukan ritmenya. Kami juga harus menguatkan pola no lob kami," jelas Gloria menambahkan.
Ini memang jadi kali kedua Dejan/Gloria menelan kekalahan dari Guo Xin Wa/Chen Fang Hui. Sebelumnya mereka kalah dari duet asal Tiongkok itu pada Macau Open 2024 akhir September lalu.
Nahasnya, kekalahan yang dialami Dejan/Gloria dari Xin Wa/Fang Hui kala itu juga terjadi pada laga final Macau Open 2024, yang merupakan turnamen BWF World Tour Super 300. Mereka saat itu juga kalah dua gim langsung namun dengan skor lebih ketat, 15-21, 18-21

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
