
BELUM TUNTAS: Sejumlah pemain voli PON XXI Aceh-Sumut melewati jalan berlumpur di GOR Bola Voli Indoor Sumut Sport Center, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Selasa (10/9). (ANTARA)
JawaPos.com – Pemerintah memastikan sarana dan prasarana Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara 2024 yang rusak sudah ditangani. Perbaikan di sejumlah aspek seperti konsumsi makanan yang dinilai buruk pun telah diperbaiki.
Sebagaimana diketahui, atap venue menembak di Rindam Mata Ie, Aceh Besar, ambruk pada Selasa (17/9). Diduga, atap tak mampu menahan debit air akibat hujan dengan intensitas yang cukup deras.
"Berkaitan dengan masalah venue dan seterusnya, adanya kerusakan akibat cuaca ini telah ditangani dengan baik di lapangan. Per hari ini (kemarin, Red) semua sudah dapat dipakai dengan baik," tutur Warsito, deputi V Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), setelah rapat evaluasi PON XXI 2024 secara daring kemarin (18/9).
Bukan hanya soal venue, dalam rapat turut dibahas mengenai permakanan atau konsumsi yang diberikan untuk atlet. Dia menegaskan, masukan-masukan telah ditindaklanjuti oleh pihak panitia. "Konsumsi dan hal-hal lain juga telah dilakukan perbaikan-perbaikan, sehingga saat ini konsumsi tersalurkan tepat waktu dan berbagai kendala dapat diatasi," paparnya.
Secara keseluruhan, pergelaran PON di Aceh dan Sumut dinilainya berjalan dengan baik, meski ada beberapa catatan. Di mana, ada beberapa cabang olahraga yang tertunda karena faktor cuaca, seperti hujan badai.
Sementara itu, mengenai masalah sportivitas seperti di cabang olahraga sepak bola dan tinju, panitia telah berkoordinasi dengan PSSI dan Pertina. Telah dilakukan investigasi mendalam. Sebagai informasi, laga sepak bola antara Aceh versus Sulteng di PON XXI Aceh-Sumut 2024 diwarnai aksi pemukulan wasit oleh pemain.
Disinggung soal persiapan penutupan PON di Sumut pada Jumat (20/9), Warsito menyebut semuanya telah disiapkan. Gladi resik pun telah berjalan. Pemerintah berencana melakukan rekayasa cuaca hingga rekayasa lalu lintas untuk menjamin lancarnya penutupan.
Warsito menambahkan, semua catatan dalam evaluasi penyelenggaraan PON XXI 2024 akan dicermati betul. Sehingga, diharapkan jadi perbaikan pada penyelenggaraan PON berikutnya di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
Disinggung soal dugaan korupsi atau penyimpangan dana PON XXI 2024, Dirtipidkor Bareskrim Polri Brigjen Pol Cahyono Wibowo mengaku, belum ditemukan bukti terkait itu. Namun, pihaknya sudah melakukan rapat untuk menindaklanjuti isu tersebut. "Bahwa yang kami lakukan itu dalam rangka pendampingan sebagaimana tugas," jelasnya. (mia/c17/bay)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
