Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 27 Juni 2024 | 17.43 WIB

Daud The Boxing Senator is Back: Saya Sangat Merindukan Kemenangan KO

Duel petinju Daud Yordan lawan Juan Hernan Leal (Argentina) digelar di GOR Terpadu Ayani, Pontianak pada 7 September. (Istimewa) - Image

Duel petinju Daud Yordan lawan Juan Hernan Leal (Argentina) digelar di GOR Terpadu Ayani, Pontianak pada 7 September. (Istimewa)

JawaPos.com–Petinju dunia asal Indonesia, Daud The Boxing Senator bakal kembali naik ring. Itu menjadi kali pertama Daud tampil setelah vakum hampir dua tahun terakhir.

Pada pertarungan kali ini, Daud ditantang petinju asal Buenos Aires, Argentina, Juan Hernan Leal yang punya catatan rekor 15 kali menang (4 KO), 4 kali kalah, dan sekali seri. Sedangkan Daud sudah mengoleksi 42 kemenangan (30 KO), 4 kali kalah, dan belum pernah seri.

MPRO International akan menjadi promotor untuk duel Daud dengan Leal. Duel keduanya akan digelar di kampung halaman Daud di GOR Terpadu Ayani, Pontianak pada 7 September.

”Kami MPRO International sangat bangga bisa menghadirkan kembali pertarungan akbar petinju dunia kebanggaan Indonesia, Daud Yordan melawan Juan Hernan Leal. Kami yakin duel ini akan menjadi pertandingan yang ditunggu-tunggu masyarakat Indonesia untuk melihat kembali penampilan juara dunia asal Indonesia,” kata, promotor Gustiantira Alandy.

Daud terakhir kali naik ring pada Juli 2022. Kala itu, dia menang KO atas lawannya Panya Uthok asal Thailand pada pertandingan di Balai Sarbini Jakarta. Kemenangan itu membuat petinju asal Kayong Utara, Kalimantan Barat, mempertahankan gelar WBC Asia Silver Super Light yang diraih pada 2021.

Sedangkan Leal, terakhir kali naik ring saat menghadapi rekan senegaranya, Maximiliano Nicolas Segura yang berakhir dengan poin imbang.

”Ini bukan pertandingan terakhir saya, tetapi permulaan setelah hampir 2 tahun vakum karena kesibukan saya di politik,” kata Daud.

Daud menyebut, sudah memulai persiapan dengan program-program yang telah disiapkan tim pelatih. Persiapan dilakukan di sasana tinju di Sukadana, Kayong Utara, Kalimantan Barat.

Selain gelar WBC Asia Super Light, petinju 37 tahun itu juga merupakan pemegang gelar IBA World Superlight dan WBO Oriental Superlight usai menang atas Michael Mokoena asal Afrika Selatan pada pertandingan di Kota Batu, Jawa Timur, pada 2019.

”Pontianak merupakan rumah saya. Ini merupakan ucapan syukur saya ke masyarakat Kalimantan Barat yang telah mengamanahkan saya sebagai menjadi senator atau wakil daerah yang duduk di DPD RI,” ujar Daud.

Pertarungan menghadapi Leal menjadi hal yang sangat dinantikan Daud. Buat petinju julukan Cino itu, duelnya akan menjadi bagian dari bangkitnya kembali tinju profesional Indonesia.

”Ini bagian dari bangkitnya kembali tinju Indonesia setelah lama pasang surut prestasi, dan event. Sehingga ini bisa membangkitkan geliat antusiasme masyarakat, promotor, pemerintah maupun swasta lagi. Saya sangat mengharapkan dukungan masyarakat Kalimantan Barat di GOR Ayani utk memberikan energi ekstra untuk saya, karena kali ini saya bermain di rumah saya sendiri,” ucap Daud.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore