
Dari kiri Dirut IBL Junas Miradiarsyah, Head of Marketing and Business Development IBL Adrian Ariez dan pemain Pacific Caesar Christian Yudha saat mengunjungi kantor redaksi Jawa Pos kemarin. ALLEX QOMARULLA/JAWA POS
JawaPos.com – Kompetisi Indonesian Basketball League (IBL) 2023 seri ketiga dimulai hari ini (11/2) sampai Sabtu (18/2) pekan depan di DBL Arena, Surabaya.
Pada hari pertama, akan ada satu laga big match. Yaitu, ulangan final tahun lalu antara juara bertahan Satria Muda Pertamina Jakarta melawan Pelita Jaya Bakrie Jakarta.
Saat ini kedua tim sama-sama bersaing di papan atas IBL. Sampai seri kedua di Malang selesai pekan lalu, Satria Muda bertengger di peringkat pertama.
Mereka menyapu bersih 8 kemenangan. Sedangkan Pelita Jaya berada di posisi keempat dengan capaian 6 kemenangan dari 7 laga.
”Besok (hari ini, Red) akan ada big match. Finalis tahun lalu kali pertama ketemu di Surabaya. Jadi, kami bikin spesial karena pasarnya besar,” ujar Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah ketika berkunjung ke redaksi Jawa Pos kemarin (10/2).
Ya, laga Satria Muda melawan Pelita Jaya memang mampu menarik minat animo penonton di Surabaya.
Tiket laga itu, baik untuk satu pertandingan (game ticket), harian (daily daypass), maupun di pinggir lapangan (courtside daypass), sudah terjual habis kemarin.
Total, penyelenggara membatasi kapasitas DBL Arena hanya 50 persen. ”Karena terkait izin kepolisian, kami dikasih kapasitas 1.500 dari 3.000,” kata Junas.
Junas berharap kompetisi IBL, khususnya di Surabaya, bisa jadi momentum naiknya olahraga basket di Indonesia. Terutama setelah pandemi Covid-19.
”Momentum kemarin sudah ada, yakni bergulirnya FIBA Asia Cup 2022. Tahun ini juga ada kejuaraan dunia basket bulan Agustus,” kata Junas.
”Sekarang IBL kembali ke sini (Surabaya) setelah kami terus berjuang tiga tahun terakhir karena Covid-19,” imbuhnya.
Pelan-pelan, IBL juga terus berusaha meningkatkan kualitas kompetisi. Salah satunya dengan menambah jumlah pertandingan reguler dari 176 laga menjadi 240 pertandingan.
Selain itu, berbeda dengan musim lalu, babak playoff musim ini akan diselenggarakan dengan format home-away. ”Playoff sampai final musim lalu di Bandung, musim ini home-away,” kata Junas.
Ke depan, IBL juga berencana mengubah format kompetisi menjadi sepenuhnya home-away.
”Kalau (format home-away di playoff) sukses, indikatornya klub-klub terbantu secara bisnis, dalam dua tahun ke depan format home-away ini akan kami jalankan seperti sepak bola,” ujarnya.
Jadwal Hari Ini (11/2)
Waktu Laga
10.00 WIB Mountain Gold Timika vs Satya Wacana
12.30 WIB Prawira Bandung vs Evos Thunder Bogor
15.00 WIB Satria Muda vs Pelita Jaya
17.30 WIB Elang Pacific Caesar vs Tangerang Hawks

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
