
Ryan Masajedi, pelatih tim BIN Samator saat pertandingan melawan tim Berlian Bank Jateng pada pertandingan final four Livoli di GOR Ki Mageti, Magetan, kemarin (6/11). FOTO: ANGGER BONDAN/JAWA POS
JawaPos.com-Ryan Masajedi ditunjuk menjadi pelatih baru Surabaya BIN Samator. Meski disiapkan untuk ajang Proliga 2023, pelatih asal Iran itu sudah menukangi tim di babak final four Livoli Divisi Utama 2022.
Pelatih yang pernah menangani Rivan Nurmulki di klub Jepang VC Nagano Tridents itu mengungkapkan tujuannya datang di Indonesia. Berikut wawancaranya dengan Jawa Pos.
Apa perbedaan yang ingin dibawa di Samator ini?
Saya ingin mengajari mereka filosofi bola voli, hal-hal simpel dari bola voli. Misalnya, ketika dalam situasi sulit, apa yang harus kami lakukan.
Ada beberapa hal kecil yang semua pemain dunia lakukan dan kami coba terapkan itu. Kami juga ingin membentuk sebuah sistem bermain serta pemain butuh memahami dan mengikutinya. Itu yang paling penting supaya mereka bisa bermain dengan benar di posisi masing-masing.
Bagaimana potensi pemain muda di Samator?
Kami memiliki pemain muda yang sangat bagus. Dan, saya dan petinggi tim sudah sepakat untuk meningkatkan pemain-pemain ini ke level top. Bukan hanya di Indonesia, tapi juga yang bisa bersaing dengan pemain dunia seperti Rivan.
Anak-anak Samator bagus. Kami punya setter bagus, outside hitter bagus. Tapi, kami perlu bekerja keras. Saya berekspektasi lebih kepada mereka, terutama dalam dua bulan ke depan untuk Proliga.
Seberapa paham Anda dengan atmosfer voli di Indonesia?
Sebelum ke sini, saya melihat banyak sekali pertandingan untuk melihat dan mencari pemain bagus.
Karena saya percaya ada pemain bagus di sebuah negara yang saya tidak tahu. Saya melihat banyak pertandingan, SEA Games, pertandingan Indonesia, saya menonton banyak pertandingan, dan saya menemukan Rivan.
Bahasa apakah jadi kendala?
Ya, di awal itu sangat sulit. Saya coba bicara dengan asisten saya Sigit (Ari Widodo, Red). Kadang memang ada momen saya ingin memberikan penjelasan kepada mereka dan agak kesulitan. Tapi oke, kami hanya harus saling memahami.
Target di Livoli?
Juara. Manajemen tidak meminta saya untuk jadi juara. Tapi, saya percaya kepada pemain bahwa mereka bisa jadi juara. Saya tidak menjanjikan apa pun. Tapi, kami bisa melakukannya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
