
Photo
JawaPos.com – Pemeriksaan medis menyeluruh terhadap pembalap Aprilia Aleix Espargaro kemarin memastikan bahwa tulang tumit kaki kanan rider Aprilia tersebut patah.
Dia kini harus istirahat total selama satu minggu ke depan. Tujuannya, bisa pulih sebelum GP Austria berlangsung pada 21 Agustus mendatang di Sirkuit Red Bull Ring.
Espargaro mengalami cedera tersebut akibat mengalami insiden kecelakaan highside di tikungan 12 pada sesi latihan bebas terakhir (FP4) GP Inggris di Sirkuit Silverstone (6/8).
Motor RS-GP yang ditungganginya kehilangan cengkeraman ban belakang dan membuatnya terpelanting.
Pembalap 33 tahun tersebut lantas mendarat dengan keras di atas aspal dalam posisi kaki kanan terlebih dahulu.
Setelah kejadian, Espargaro tampak masih bisa berdiri. Namun, dia berjalan dengan terpincang-pincang.
Rekan satu tim Maverick Vinales itu langsung dievakuasi ke tenda medis di Sirkuit Silverstone.
Pemeriksaan melalui metode X-ray menemukan retakan rambut pada kakinya.
Itu yang membuatnya masih diizinkan meneruskan sesi kualifikasi dan balapan keesokan harinya.
Espargaro akhirnya mendapatkan posisi start keenam dan finis di posisi kesembilan pada Minggu (7/8). Itu adalah posisi finis tepat di belakang pemuncak klasemen saat ini yang juga pesaing terdekatnya di klasemen Fabio Quartararo.
Espargaro sendiri kini masih berada di peringkat kedua terpaut 22 poin dari Quartararo.
’’Setelah pemeriksaan medis yang kami lakukan di Dexeus Hospital, Barcelona, Aleix Espargaro didiagnosis mengalami patah tulang tumit kanan,’’ tulis Aprilia dalam rilis resmi dilansir Crash.
’’Cedera tersebut tidak memerlukan operasi. Namun, Aleix kini harus menjalani istirahat total selama tujuh hari dan menggunakan kruk demi menghindari cedera lebih serius,’’ tambah tim pabrikan asal Noale, Italia, itu dalam rilis yang sama.
Aprilia berharap pembalap andalannya tersebut bisa pulih dan ambil bagian di GP Austria mendatang.
Namun, jika tidak memungkinkan, rekan setim Espargaro, Maverick Vinales, bakal ditemani pembalap cadangan mereka, yakni Lorenzo Savadori.
Pembalap 29 tahun tersebut sepanjang musim ini sudah turun empat kali menggunakan jalur wildcard. Itu dia lakukan di GP Portugal, Spanyol, Italia, dan Belanda.
Capaian terbaiknya belum maksimal dengan hanya finis di posisi ke-20 pada GP Belanda.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
