Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 1 Juni 2022 | 03.40 WIB

Adrian Mattheis vs Alex Silva Jilid Kedua, Penentuan yang Terbaik

Petarung Indonesia Adrian Mattheis (kanan) melakukan pukulan pada petarung Brazil Alex Silva (kiri) pada laga ONE Championship di Singapore Indoor Stadium, Singapura, 11 Maret 2022. HO/ONE Championship - Image

Petarung Indonesia Adrian Mattheis (kanan) melakukan pukulan pada petarung Brazil Alex Silva (kiri) pada laga ONE Championship di Singapore Indoor Stadium, Singapura, 11 Maret 2022. HO/ONE Championship

JawaPos.com - Sebanyak 13 laga yang meliputi tarung bebas atau MMA, muay thai, dan kickboxing bakal tersaji pada ONE 158 di Singapore Indoor Stadium, Singapura, Jumat (3/6).

Termasuk yang akan bertarung adalah wakil Indonesia Andrian Mattheis melawan Alex Silva.

Berdasarkan rilis dari ONE Championship, Selasa, laga antara Adrian Mattheis melawan petarung Brazil, Alex Silva merupakan tanding ulang setelah yang pertama 11 Maret lalu dimenangi petarung Indonesia itu berbuntut kontroversi.

Dalam ONE 158 ini akan diputuskan siapa yang bakal menjadi yang terbaik dalam divisi Strawweight. Kedua petarung mengaku siap untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.

"Kalau sudah begini, istilahnya orang ingin lihat (pemenang) yang sesungguhnya. Jadi ya sudah Adrian terima. Kita buktikan saja hari itu memang kebetulan atau tidak," kata Adrian Mattheis.

"Dia bukan termasuk (lawan paling berbahaya). Anda tahu saya sangat menghormatinya, begitu pun dengan semua atlet yang ada di divisi ini," sambut Alex Silva.

Sementara itu, laga elite muay thai antara Tawanchai PK.Saenchai menghadapi Niclas Larsen bakal menjadi laga puncak.

Pemenang dari laga tersebut akan menjadi penantang sang juara dunia ONE Featherweight Muay Thai saat ini, Petchmorakot Petchyindee.

Sang pemilik sabuk emas baru saja mempertahankan gelarnya dalam ajang ONE 157 pada 20 Mei lalu yang membuatnya jadi salah satu raja muay thai paling dominan di ONE.

Baik Tawanchai dan Larsen akan jadi lawan yang tangguh bagi sang juara dunia. Tawanchai memiliki teknik tinggi dengan serangan tajam sementara sang lawan dikenal akan gaya bertarung cepat lewat pukulan dan serangan lututnya.

Pada laga lainnya, Kwon Won Il dan Fabricio Andrade saat ini menempati peringkat dua dan empat divisi bantamweight akan unjuk kemampuan dalam laga pendukung utama demi membuktikan siapa pemilik pukulan KO terbaik.

Kwon, petarung Korea Selatan yang pernah mengalahkan Sunoto dan Anthony Engelen, sedang mengincar kemenangan keempat beruntun. Tiga kemenangan terakhirnya pun selalu dihasilkan lewat KO/TKO.

Di sudut lain, Andrade adalah juara muay thai yang belum terkalahkan di ONE Championship. Sejak bergabung dengan ONE, ia telah mengoleksi empat kemenangan tanpa kekalahan.

Editor: Candra Kurnia Harinanto
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore