Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 16 Februari 2022 | 01.38 WIB

Chaz Daviez: Aspal Rusak di Sirkuit Mandalika Sudah Sejak WSBK

keberadaan jalan bypass akan mengurangi waktu tempuh dari Bandara Internasional Lombok menuju kawasan Mandalika dari yang semula 45 menit menjadi 15 menit. - Image

keberadaan jalan bypass akan mengurangi waktu tempuh dari Bandara Internasional Lombok menuju kawasan Mandalika dari yang semula 45 menit menjadi 15 menit.

JawaPos.com - Ternyata kerusakan aspal di Sirkuit Mandalika bukan baru dirasakan di tengah pergelaran tes pramusim MotoGP 11-13 Februari lalu.

Pembalap WSBK Chaz Daviez mengungkapkan, masalah yang sama sudah dirasakan sejak November. Yakni ketika balapan WSBK menyambangi trek di Lombok Tengah tersebut.

''Poinnya adalah aspal yang mengelupas sudah menjadi isu sejak awal (rangkaian balapan dimulai). Sudah dimunculkan dalam pertemuan komisi keselamaan. Di sana sudah diperingatkan bahwa perbaikan akan dilakukan sebelum MotoGP tiba,'' begitu cuitnya.

Cuitan itu menjawab cuitan dari Simon Patterson, jurnalis The Race yang menulis artikel mendalam berjudul ''Will MotoGP's Newest Circuit Remedy Its Safety Concerns?''.

Dalam artikel tersebut digambarkan keluhan para rider tentang aspal yang rusak, banyaknya batu yang terlontar karena terkena power mesin superbesar dari motor MotoGP. Juga permukaan aspal yang kotor oleh debu dan lumpur.

Dalam artikel tersebut juga disebut ada wacana untuk menunda atau bahkan membatalkan GP Mandalika hingga musim depan. Untuk memberi waktu kepada pengelola sirkuit memperbaiki kerusakan.

Mengenai masalah tersebut Jawa Pos mewawancarai Eddy Saputra, deputy race director pada race control tes pramusim MotoGP di Sirkuit Mandalika.

Mengenai batu yang menghantam tubuh, kaca helm, dan motor pembalap, Eddy menyebut Dorna pada dasarnya bisa menerima jika diameter batu-batu tersebut maksimal 4-5 milimeter. Artinya, itu kerikil kecil.

Namun kenyataannya, batu yang menghantam tubuh dan motor pembalap berukuran 15-20 milimeter. ''Makanya ada yang sampai lebam atau pecah kaca helmnya,'' ucapnya.

Eddy mengaku mewawancarai tak kurang dari lima pembalap MotoGP mengenai hal itu. Di antaranya Fabio Quartararo, Marco Bezzecchi, dan Alex Marquez. ''Ada 3-5 rider yang visornya retak atau sampai pecah,'' ungkapnya.

Dari wawancara tersebut, rider MotoGP mengeluhkan bahwa kerusakaan aspal terjadi hampir di seluruh bagian trek.

Quartararo sendiri menyebut, jika balapan ingin tetap berlangsung pada Maret nanti, setidaknya area antara tikungan 1-7 harus diperbaiki. Karena di area tersebut yang disebutnya paling parah.

 

 

 

 

Editor: Candra Kurnia Harinanto
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore