
Arsip foto - Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach menyampaikan pidato dalam upacara peringatan 100 tahun pembentukan Dewan Eksekutif IOC, di Ancient Olympia, Yunani, 17 Oktober 2021. (ANTARA/REUTERS/Costas Baltas)
JawaPos.com - Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach mengatakan mayoritas pemerintah dari 90 negara yang berpartisipasi dalam Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 tidak melakukan boikot diplomatik menyusul langkah Amerika Serikat, Inggris, Kanada, dan Australia.
Boikot diplomatik terhadap Olimpiade Beijing yang akan digelar pada 4-20 Februari itu ditempuh setelah merujuk catatan pelanggaran hak asasi manusia oleh Tiongkok yang mereka sebut sebagai "posisi politik."
"Ada negara-negara seperti Amerika Serikat, Inggris, dan Australia yang mengambil keputusan itu," kata Bach seperti dikutip Reuters, Rabu.
"Beberapa negara lainnya, dan tidak sedikit jumlahnya, akan hadir dalam Olimpiade itu. Kemungkinan besar ada lebih dari 70 atau bahkan lebih dari 80 NOC (dari 90 negara) yang pemerintahnya belum membuat pernyataan seperti itu."
"Mereka semua memiliki satu kesamaan, yaitu mendukung tim Olimpiade-nya sehingga para atlet dapat mewujudkan impian mereka," ujar Bach.
Kelompok hak asasi manusia sejak lama mengkritik IOC karena menganugerahkan hak tuan rumah Olimpiade kepada Tiongkok untuk kedua kalinya setelah kondisi hak asasi manusia tidak kunjung membaik. Sebelum Tiongkok menjadi tuan rumah Olimpiade musim panas pada 2008.
Pekan lalu, mahasiswa Tibet merantai dirinya ke ring Olimpiade di luar markas IOC Swiss di Lausanne guna menyerukan boikot Olimpiade internasional.
Protes serupa terjadi saat upacara penyalaan obor Olimpiade Beijing di Olympia dan Athena kuno di Yunani pada Oktober.
"Apa yang terjadi pada tahun-tahun itu secara politis tidak berada dalam lingkup pengaruh kami," kata Bach. "Anda tidak bisa menyalahkan IOC dan membuatnya bertanggung jawab atas hal yang tidak berhasil dilakukan oleh satu atau dua generasi politisi."
"Kami bertanggung jawab atas Olimpiade ini," pungkas Bach.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
