
Photo
JawaPos.com - Atlet para-menembak Indonesia Bolo Triyanto tidak dapat melaju ke babak final setelah gagal lolos kualifikasi R4 10 meter air rifle standing SH2 campuran di Paralimpiade Tokyo 2020. Dalam pertandingan yang berlangsung di Asaka Shooting Range, Jepang, yang dipantau dari laman resmi Olimpiade, Senin (30/8), Bolo berada di peringkat 24 dengan total skor 620,9.
Dikutip dari Antara, dari 29 peserta yang bertanding, delapan di antaranya lolos kualifikasi menuju babak final. Salah seorang atlet para-menembak Andrea Liverani dari Italia memecahkan rekor kualifikasi Paralimpiade dengan total poin 635,3.
Tujuh orang lainnya yang melaju ke babak final adalah Michael Johnson dari Selandia baru, yang berada di peringkat kedua, mengumpulkan total poin 633.,7, disusul oleh Vasyl Kovalchuk dari Ukraina dengan total poin sama.
Selanjutnya, Francek Gorazd (Slovekia) dengan 632,5, Jiseok Lee (Korea Selatan) dengan 632,5, Philip Jonsson (Swedia) dengan 632,0, Tim Jeffery (Inggris Raya) 631,5 dan Tanguy de la Forest (Perancis) dengan 631,4.
Babak final R4 10 meter air rifle standing SH2 campuran juga digelar di Asaka Shooting Range, Senin, pukul 13.45 WIB.
Sebelumnya, Senin pagi, wakil lainnya dari Indonesia untuk cabang olahraga para-menembak, Hanik Puji Hastuti juga tidak dapat melaju ke babak final setelah gagal lolos kualifikasi R2 nomor 10 meter Air Rifle Standing SH1 putri.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
