Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 10 Maret 2021 | 22.00 WIB

Marcus/Kevin Sejatinya Berharap Berjumpa Lee Yang/Wang Chi-lin

Indonesia - Image

Indonesia

JawaPos.com – Perhelatan All England menjadi momen penting dalam perjalanan turnamen bulu tangkis. All England umumnya dianggap sebagai mini Olimpiade. Sebab, menjelang Olimpiade, All England biasanya dijadikan sarana untuk melihat seberapa jauh perkembangan lawan-lawan.

Namun, All England 2021 ini tidak bisa menjadi mini Olimpiade. Sebab, tidak semua negara dan pemain yang masuk ranking 32 besar ikut serta. Tiongkok, Taiwan, dan Hongkong masih absen dari turnamen tertua di dunia tersebut.

Pelatih Herry Iman Pierngadi sepakat dengan hal tersebut. Dia menyayangkan kondisi All England 2021 ini yang terasa tidak lengkap. Namun, persaingan tetap ketat.

Sebab, untuk ganda putra, masih ada Jepang yang menjadi lawan kuat. Misalnya, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe yang belum pernah dikalahkan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dalam enam pertandingan terakhir.

Dari hasil drawing All England 2021, mereka punya kesempatan berjumpa lagi pada laga puncak. Misalnya, yang terjadi pada tahun lalu.

”Sebelum itu terjadi, mereka (Endo/Watanabe) ketemu Ahsan/Hendra. Sebab, Marcus/Kevin di pul atas, sedangkan Endo/Watanabe di bawah. Saya berharap Jepang kalah dulu biar bisa all Indonesian final,” ujar Herry I.P., lantas tersenyum.

Jika final tahun lalu bisa terulang, Herry berharap kali ini Minions mengalahkan Endo/Watanabe. Harapan itu sebenarnya nyaris terwujud pada pertemuan terakhir. ”Seharusnya sudah bisa (menang) ya. Hanya, saat itu ada kesalahan dua pukulan. Jadi, hilang kesempatan untuk menang,” katanya.

Herry sebetulnya berharap Minions melawan Lee Yang/Wang Chi-Lin. Sayangnya, ganda putra Taiwan itu tidak berpartisipasi. Herry, tampaknya, penasaran dengan Lee/Wang yang menyabet bersih Asian Leg dan World Tour Finals 2020 di Bangkok, Thailand, pada Januari lalu.

”Biar saya punya pandangan. Jangan sampai tahu-tahu ketemu di Olimpiade. Saya nggak punya gambaran. Kalah menang urusan belakang. Yang penting bisa tahu cara mengatasi mereka,” jelas pelatih berjuluk Naga Api tersebut.

Harapan itu bisa terealisasi saat Malaysia Open 2021 dan Singapore Open 2021. Hanya, keikutsertaan Lee/Wang belum bisa dipastikan.

Baca Juga:
Tampil Sensasional, Juara Dunia Junior asal Indonesia Hajar Unggulan 8
Banjir Kesalahan, Eks Juara Dunia Junior Indonesia Dihabisi No 1 India
Juara Dunia Junior Tiga Kali Bantai Telak Sang Pembunuh Raksasa

”Sebagai pelatih, saya punya rencana nanti strategi harus bagaimana. Yang lebih ideal memang ketemu langsung daripada mempelajari lewat video. Bisa lihat ekspresinya seperti apa,” ungkapnya.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore