
Karateka Indonesia Ignatius Joshua Kandou menjawab pertanyaan pewarta di mixed zone Linping Sports Centre Gymnasium, Hangzhou, Kamis (5/10/2023). (ANTARA/Rauf Adipati)
JawaPos.com – Raihan medali perunggu pada Asian Games 2022 merupakan bukti kepercayaan diri Ignatius Joshua Kandou. Menurutnya, atlet-atlet Indonesia mampu berprestasi di level tinggi.
Joshua memenangi medali perunggu setelah mengalahkan karateka Jepang, Yusai Sakayama, pada pertandingan perebutan peringkat ketiga kumite 75 kilogram putra di Linping Sports Centre Gymnasium, Hangzhou, Kamis (5/10).
Karateka berusia 25 tahun itu bahkan unggul dengan poin yang sangat meyakinkan, yakni 4-0, berkat satu yuko dan satu ippon.
"Pertama kali saya ikut (Asian Games). Saya menang, mendapat medali Asian Games. Setelah empat tahun, lima tahun (tidak berprestasi di Asia)," ujar Joshua sambil menahan tangis haru saat ditemui di mixed zone.
"Saya tidak merasa lebih kecil dari negara-negara lain. Indonesia negara yang besar dan saya percaya itu," tambahnya.
Joshua juga memiliki harapan agar tim karate yang ada saat ini terus mendapat dukungan dari pemerintah Indonesia.
"Semoga tim ini yang sudah berjalan sangat baik bisa didukung terus oleh pemerintah, seluruh pelatih, manajer, teman-teman sangat membantu buat keberhasilan saya dan teman-teman. Semoga bisa membawa Indonesia lebih baik lagi," ucap Joshua.
Saat ini cabang olahraga karate baru menyumbang satu medali melalui medali perunggu Joshua, dan dia pun berharap rekan-rekannya akan dapat menambah pundi-pundi medali bagi Indonesia.
"Semoga teman-teman atlet semua, tidak berhenti, terus berjuang. Kita tidak pernah tahu garis tangan kita ada di mana. Semoga Tuhan selalu berkenan untuk tim Indonesia," tuturnya.
Cabang olahraga karate masih akan mempertandingkan atlet Indonesia pada Asian Games 2022. Pada Jumat (6/10), Ari Saputra akan bertanding di nomor kumite 60 kilogram putra.
Selanjutnya pada Sabtu (7/10), Sandi Firmansyah akan bertanding di nomor 84 kilogram putra dan Cok Istri Agung Sanistyarani akan bertanding pada nomor kumite 55 kilogram putri.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
