
Indonesias Marcus Fernaldi Gideon (behind) and Kevin Sanjaya Sukamuljo (front) celebrate after beating Indonesias Fajar Alfian and Muhammad Rian Ardianto in their men
JawaPos.com-Marcus Fernaldi Gideon kali pertama dipasangkan dengan Kevin Sanjaya Sukamuljo pada 2015. Pada tahun debut tersebut, Marcus/Kevin mendulang satu gelar pada ajang Chinese Taipei Masters.
Setelah itu, semakin tahun, prestasi mereka meningkat. Setelah mendulang empat trofi pada 2016, Marcus/Kevin mengalami kejayaan besar pada 2017. Saat itu, pasangan yang kemudian dijuluki Minions tersebut meraih tujuh gelar. Satu di antaranya yang paling penting adalah turnamen tertua di dunia All England.
Untuk kali pertama, Marcus/Kevin menjadi ganda putra nomor satu dunia. Posisi yang mampu mereka pertahankan sampai hari ini.
Photo
Marcus Fernaldi Gideon (kanan) dan Kevin Sanjaya Sukamuljo berpose setelah pengalungan medali emas Asian Games 2018, 28 Agustus 2018. (Sonny Tumbelaka/AFP)
Konsisten menjadi nomor satu dunia apa tidak menjadi tekanan bagi Marcus/Kevin? “Beban pasti ada, kan ekspektasi orang ke kita juga tinggi. Tapi kita nikmatin dan lakukan yang terbaik saja,” kata Marcus dalam wawancara dengan Najwa Shihab (20/8).
"Pastinya makin susah sih (terus konsisten, Red). Karena kayak semua musuh ingin ngalahin kita. Mempertahankan kan jauh lebih susah dari mendapatkan,” tambah Kevin.
Marcus dan Kevin mengatakan bahwa mereka selalu bangga dan senang bisa mewakili Indonesia pada kancah internasional. Dari semua trofi yang mereka dapatkan, Marcus dan Kevin sepakat bahwa gelar juara yang paling berkesan adalah ketika meraih emas Asian Games 2018.
Pada partai final di Istora Senayan, Jakarta, 28 Agustus 2018, Marcus/Kevin mengalahkan kompatriotnya Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dalam sebuah pertarungan keras sampai rubber game.
"Asian Games di Jakarta itu paling spesial. Karena bisa mengibarkan bendera Merah Putih dan pas kejuaraannya di Indonesia. Jarang-jarang kan Asian Games di sini. Kebanggaannya kayak lebih aja,” kata Kevin. “Rasanya sampai speechless,” tambah pemain kelahiran Banyuwangi tersebut.
Marcus juga sependapat dengan Kevin. Gelar yang paling membuatnya bangga adalah emas Asian Games 2018. “(Juara) Asian Games itu sangat berharga bagi kami, pasti,” tandasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
