Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 26 Juli 2020 | 21.40 WIB

Mantan Juara Kelas Bantam Khawatir Mike Tyson Akan Lukai Roy Jones Jr

BURBANK, CALIFORNIA - JANUARY 18: Mike Tyson attends the iHeartRadio Podcast Awards Presented By Capital One at iHeartRadio Theater on January 18, 2019 in Burbank, California.   Frazer Harrison/Getty Images/AFP - Image

BURBANK, CALIFORNIA - JANUARY 18: Mike Tyson attends the iHeartRadio Podcast Awards Presented By Capital One at iHeartRadio Theater on January 18, 2019 in Burbank, California. Frazer Harrison/Getty Images/AFP

JawaPos.com - Legenda tinju Australia Jeff Fenech pernah melatih Mike Tyson. Dan dia khawatir apa yang mungkin terjadi jika mantan petarungnya itu mendaratkan sebuah pukulan dahsyat kepada Roy Jones Jr.

Awal pekan ini, Tyson dan Jones mengumumkan bakal naik ring. Mereka bertarung dalam delapan ronde di sebuah laga ekshibisi pada 12 September di California. Pertarungan itu tanpa penonton. Namun, orang bisa menyaksikannya di televisi atau perangkat digital (pay-per-view).

Tyson awalnya digembar-gemborkan akan melawan salah satu rival klasiknya, Evander Holyfield. Namun pertemuan besar itu gagal terealisasi.


Tyson sekarang berusia 54 tahun. Dia belum bertarung sejak dikalahkan Kevin McBride pada 2005.

Sementara itu, Jones, 51 tahun, adalah mantan juara dunia empat divisi berbeda. Dia telah pensiun sejak 2017.

Mereka berdua berjanji tidak akan saling melukai. Namun, Fenech takut pukulan keras akan membuat salah satu dari mereka terluka serius.

“Mike terlihat sehat, dan Roy Jones dalam kondisi baik dan kurasa akan sulit bagi mereka untuk tidak menunjukkan sesuatu," kata Fenech kepada Sporting News.

"Saya pikir jika salah satu dari mereka memukul yang lain, itu bisa menjadi perang. Dan mungkin akan terjadi sesuatu yang tak terduga. Kurasa Roy akan merasakan kekuatan dari Mike Tyson. Ketika Anda melihat Mike, Anda berpikir bahwa dia punya kekuatan meninju. Dan ketika kau memikirkan Roy menjelang akhir karirnya, Roy mungkin akan berada dalam sedikit masalah andai Mike mendaratkan pukulan padanya,” imbuh mantan juara dunia kelas bantam dan bulu itu.

"Roy tak punya kecepatan itu. Walau dia punya bakat terbaik di kelas menengah. Dia memang salah seorang petinju kelas menengah terbaik sepanjang masa, namun, kekuatan tak pernah meninggalkan Mike. Mike masih memilikinya,” lanjut Fenech.

Fenech ingat ketika Jones pergi ke Australia dan dikalahkan oleh Danny Green pada tahun 2009. Saat itu, Jones gagal merebut sabuk juara dunia kelas penjelajah IBO.

"Danny Green tidak memukul sama sekali seperti Mike Tyson. Saya jamin itu. Sebab, saya melatih mereka berdua," tegas Fenech.

"Saya benci Roy terluka, tapi Mike terlihat begitu kuat. Dan dia terlihat sangat hebat saat ini. Dia terlihat sangat baik, sama seperti yang pernah orang-orang lihat. Dadanya dipompa oleh adrenalin, senang melihatnya. Saya juga senang melihat Roy berlatih, tapi saya tak suka ada yang terluka. Kurasa Mike orang yang cukup baik dan dia akan menjaga Roy,” papar Fenech.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore