Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 15 Mei 2020 | 02.46 WIB

Lebaran, Atlet Timnas Bulu Tangkis Masih Harus Jalani Karantina

Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali (kanan) berbincang dengan sejumlah pebulu tangkis saat meninjau Pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta, Kamis (6/2/2020). Peninjauan tersebut untuk memantau kesiapan para atlet Pelatnas PBSI yang akan mengikuti Kejua - Image

Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali (kanan) berbincang dengan sejumlah pebulu tangkis saat meninjau Pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta, Kamis (6/2/2020). Peninjauan tersebut untuk memantau kesiapan para atlet Pelatnas PBSI yang akan mengikuti Kejua

JawaPos.com-Demi menjaga kesehatan dan keselamatan, para atlet tim nasional Indonesia akan tetap menjalani karantina tertutup di pelatnas saat Hari Raya Idul Fitri.

Namun, para atlet diperbolehkan untuk menerima kunjungan dari orangtua dan keluarga secara terbatas di waktu lebaran. Kegiatan ini akan dijadwalkan dan dikoordinasi oleh tim Pembinaan Prestasi (Binpres) dan tim dokter PBSI.

PBSI juga akan mendiskusikan kemungkinan pelaksanaan teknis Salat Ied di pelatnas. Seandainya memungkinkan untuk dilaksanakan, kegiatan ini juga harus mengacu pada protokol keselamatan dari pemerintah.

"Selama masa libur lebaran, atlet tetap harus berada di pelatnas dan masih belum boleh meninggalkan pelatnas. PBSI akan tetap memfasilitasi kebutuhan mereka di pelatnas, termasuk kebutuhan makanan dan latihan. Itu akan diatur dan dikontrol oleh bagian-bagian terkait," ujar Sekretaris Jenderal PP PBSI Achmad Budiharto dalam siaran pers PP PBSI yang diterima JawaPos.com.

Di tengah masa sulit akibat pandemi Covid-19, PBSI bersyukur dapat memenuhi kebutuhan internal demi tetap berlangsungnya pelatnas. PBSI telah membayar gaji dan THR karyawan serta pelatih secara penuh.

PBSI telah merencanakan untuk kembali beraktivitas secara normal pada 2 Juni 2020. Rencana ini akan disesuaikan lagi dengan keputusan pemerintah terkait masa berlaku PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar).

Demi memastikan kawasan pelatnas bebas Covid-19, PBSI akan melaksanakan rapid test ketiga pada 27-29 Mei 2020. Sebelumnya PBSI telah melakukan rapid test pertama pada 25 Maret 2020 dan rapid test kedua pada 24 April 2020.

Rapid test ketiga akan dilakukan bertahap selama tiga hari, karena seluruh staf dan karyawan PBSI juga akan ditest sebelum kembali bekerja di lingkungan pelatnas dengan jadwal normal.

"Kami ingin memastikan kawasan pelatnas bebas Covid-19, jadi semua akan dites termasuk staf dan karyawan, sekaligus membantu pemerintah untuk memantau dan membatasi perkembangan Covid-19," kata Budiharto.

Para atlet pelatnas hingga saat ini masih menjalani program latihan khusus selama masa pandemi Covid-19 yang bertujuan untuk menjaga kebugaran tubuh dan menjaga agar feel bermain tidak hilang. Jadwal pertandingan terbaru masih belum dirilis oleh Badminton World Federation (BWF).

Editor: Ainur Rohman
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore