
Cok Istri Agung Sanistyarani (kiri) saat bertarung di ajang Islamic Solidarity Games 2017 di Baku, Azerbaijan.
JawaPos.com - Peluang Cok Istri Agung Sanistyarani ke Olimpiade masih terbuka. Karateka asal Bali itu harus mengikuti Olympic Qualification Tournament di Paris, Prancis.
Namun, jadwal terbaru penyelenggaraan belum ditentukan.
Coki -sapaan akrabnya- mengatakan bahwa peluangnya cukup besar. Untuk bisa lolos, minimal dia harus menembus peringkat 3 teratas. Tetapi, ada tantangan lain yang akan dia hadapi dalam turnamen kualifikasi itu.
”Masalahnya ada dari kelas bawahku yang ikut. Kalau pesaing dari kelasku sendiri, sudah sering bertemu di berbagai kejuaraan. Nah, yang (kelas, Red) di bawahku ini yang tidak tahu kemampuannya seperti apa,” kata dia.
Dalam Olimpiade Tokyo 2020, beberapa kelas kumite akan digabung. Coki yang berada di kelas -55 kg akan bersaing dengan karateka kelas -50 kg. Dua kelas tersebut dijadikan satu nomor pertandingan.
”Di kelas -50 kg sudah ada yang punya nama besar. Tetapi, ada juga yang belum, tetapi bisa saja mereka diturunkan. Ini yang kira-kira perlu hitung-hitungan yang matang. Selain itu, sering lihat gaya tanding mereka lewat video,” kata peraih perunggu Asian Games 2018 itu.
Dengan penundaan turnamen tersebut, Coki merasa memiliki waktu lebih lama untuk berlatih. Terutama untuk mengatasi berbagai kekurangannya.
”Untuk pelatnas, belum jalan lagi. Sekarang lagi latihan fisik. Sebenarnya perlu juga buat latihan teknik dan strategi. Hanya, latihan itu butuh sparing. Kalau kondisi seperti ini, masih tidak memungkinkan,” ujarnya.
Untuk sementara, dia memang berlatih sendiri di rumah. Coki optimistis usahanya tidak sia-sia. ”Target bisa lolos, entah itu masuk peringkat ketiga sekalipun,” imbuhnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
