Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 25 April 2020 | 00.50 WIB

Denmark Tak Menyerah dan Tetap Optimistis Bisa Gelar Thomas-Uber Cup

Marcus Fernaldi Gideon (back) and Kevin Sanjaya Sukamuljo of Indonesia celebrate after defeating Liu Cheng and Zhang Nan of China during their men - Image

Marcus Fernaldi Gideon (back) and Kevin Sanjaya Sukamuljo of Indonesia celebrate after defeating Liu Cheng and Zhang Nan of China during their men

JawaPos.com - Federasi Bulu Tangkis Denmark belum menyerah dan tetap optimistis bisa menggelar Thomas dan Uber Cup 2020.

Sebelumnya, kompetisi bergengsi untuk putra dan putri ini digelar pada 16 sampai 24 Agustus. Namun, karena ada pandemi virus korona baru, ajang tersebut ditunda.

Hingga saat ini pemerintah Denmark mencatat hampir 8 ribu kasus positif dan kasus kematian mencapai 384 orang. Namun, situasi tampaknya membaik. Pada Selasa (21/4), ada kemungkinan pemerintah memperbolehkan adanya pertemuan publik dengan maksimal 500 orang yang dimulai pada 10 Mei hingga September.

Namun, panitia penyelenggara Thomas dan Uber Cup merasa bahwa final kejuaraan tersebut harus diselenggarakan di tempat yang ramai dan suasana yang lebih hidup.

"Ini jadi tantangan bagi kami, tapi kami sudah siap untuk penyelenggaraan Thomas dan Uber Cup,” kata CEO Badminton Denmark Bo Jansen kepada media Denmark seperti dilansir The Star.

"Kami lebih suka untuk menjalankan kompetisi dengan kondisi yang normal dan banyak penonton. Kemungkinan besar kami memindahkan turnamen itu ke musim gugur antara September atau Desember,” tambah Jansen.

Namun, kata Jansen, untuk menggelar turnamen di tengah pandemi, pihaknya akan mendiskusikan dengan beberapa federasi. Terutama dengan Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) dan pemilik hak siar.

Tantangan besar lainnya adalah mencari tanggal alternatif untuk final yang sesuai dengan turnamen BWF sebelumnya.

"Kami bisa menyelenggarakan turnamen, mungkin tanpa jumlah penonton yang banyak. Hak komersial dan penayangan di televisi, dan tiket sudah dijual, jadi bukan dari kami saja yang memutuskan, dari pihak sponsor pun harus terlibat,” jelasnya.

Hingga saat ini, pihak penyelenggara masih merasakan dilema. Sebab, tidak mungkin Thomas dan Uber diselenggarakan tahun depan. Sebab, tahun depan kalender olahraga sudah padat.

Sebelumnya ada Olimpiade Tokyo yang digelar pada 23 Juli hingga 8 Agustus 2021. Sementara dua acara utama lainnya yang sudah ditetapkan untuk 2021 adalah Sudirman Cup di Suzhou yang diperkiran berlangsung antara 23 Mei hingga 8 Agustus 2021 dan Kejuaraan Dunia di Huelva, Spanyol.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore