
Kenya
JawaPos.com-Juara London Marathon 2017 asal Kenya Daniel Wanjiru diduga memakai zat terlarang atau telah menggunakan metode ilegal.
Di bawah aturan antidoping, atlet berusia 27 tahun itu tidak dapat berpartisipasi dalam kompetisi apapun hingga persidangan dimulai.
Sebelum berjaya di London Marathon, Wanjiru juga menjadi juara Amsterdam Marathon 2016.
Tahun lalu, rekan senegaranya, Asbel Kiprop, Cyrus Rutto, dan Abraham Kiptum mendapat hukuman larangan berlomba selama empat tahun. Sementara itu, Vincent Kipsegechi Yator mendapatkan sanksi yang sama awal bulan ini.
Wilson Kipsang, mantan pemegang rekor dunia maraton dan peraih medali perunggu di Olimpiade 2012, juga bernasib serupa pada Januari lalu.
Manajemen Kipsang membantah bahwa pelari berusia 38 tahun itu menggunakan doping atau bermasalah dengan hasil tes doping.
Dalam lima tahun terakhir, sekitar 60 atlet Kenya mendapatkan sanksi karena melakukan pelanggaran pada peraturan antidoping.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
