
Afridza Museum (Radar Tasikmalaya)
JawaPos.com– Irwan Munandar, ayah Afridza Munandar, pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT) yang meninggal akibat kecelakaan di ajang Asia Talent Cup di Sirkuit Sepang Sabtu (2/11), mengatakan, pihak keluarga akan membangun museum dan kafe bernuansa motorsport untuk mengenang sang putra. Itu adalah salah satu mimpi Afridza semasa hidup yang belum sempat terwujud.
’’Ini wujud penghormatan kepada almarhum. Afridza juga sudah bercita-cita ingin membangun kafe bernuansa motor,’’ ucap Irwan saat ditemui Radar Tasikmalaya (Jawa Pos Group) kemarin sore (4/11).
Menurut Irwan, pihak keluarga kini mulai berancang-ancang mewujudkan mimpi itu. Dia juga mengatakan, dengan dibangunnya dua tempat tersebut, dirinya ingin Riza –panggilan akrab Afridza– selalu dikenang sebagai pemuda berprestasi dan sanggup mengharumkan nama Kota Tasikmalaya hingga Indonesia di pentas balap motor dunia.
’’Ratusan piala dan atribut sepanjang karir almarhum sebenarnya sudah disiapkan untuk dipajang,” terang Irwan. Semasa hidup, lanjut dia, Afridza adalah sosok yang disiplin. Semangatnya tinggi untuk menjadi pembalap kelas dunia. ’’Dia sangat ingin masuk MotoGP,” ungkapnya.
Photo
Jenazah mendiang Afridza Munandar datang pada pukul 21.30 (4/11). (Radar Tasikmalaya)
Darah dan jiwa balap motor Afridza menurun dari almarhum sang kakek, Andi Suryana. Sang kakek juga merupakan pembalap nasional motocross pada era 70-an.
Sementara itu, kepergian Afridza juga masih meninggalkan duka mendalam untuk rekan sesama pembalap. Hal itu diungkapkan Anggi Permana Putra, 30, pembalap motor nasional yang kemarin tampak datang melayat ke rumah almarhum. ’’Almarhum adalah sosok yang santun pada senior dan junior,” ucap Anggi. Dia sempat satu tim dengan Afridza pada 2017 hingga 2018. Itu terjadi saat keduanya sama-sama tergabung di Astra Honda Racing Team (AHRT).
Sementara itu, jenazah Afridza tiba di rumah duka kemarin sekitar pukul 21.30 WIB. Kedatangan jenazah disambut ribuan pelayat. Isak tangis keluarga pecah saat melihat peti jenazah tiba diiringi gema tahlil. Jenazah dikebumikan di pemakaman keluarga, Kampung Sambong Bencoy, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
