Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 19 September 2015 | 16.09 WIB

Sekjen FIFA Dilengserkan Akibat Skandal Tiket

Sekretaris Jenderal FIFA Jerome Valcke - Image

Sekretaris Jenderal FIFA Jerome Valcke

JawaPos.Com - Satu per satu “kuman” korupsi yang menjangkiti FIFA mulai dibersihkan hingga ke akar-akarnya. Setelah sang Presiden Joseph ‘Sepp&’ Blatter yang terpaksa harus mempercepat pemilihan presiden baru tahun depan, kini giliran Sekjen Jerome Valcke yang diciduk.





Dilansir Daily Mail, induk sepak bola dunia itu membuat pernyataan resmi bahwa tangan kanan Blatter itu telah resmi dinonaktifkan dari jabatannya hingga waktu yang tidak ditentukan. ”Hari ini (kemarin) FIFA mengumumkan bahwa Sekretaris Jenderal Jerome Valcke dibebaskan dari segala tugasnya secara efektif secepatnya hingga pemberitahuan lanjutan,” ujar FIFA dalam keterangannya.



Tuduhan terbaru yang dialami oleh Valcke yang mulai berkarir di FIFA sebagai Direktur Marketing & TV itu dilayangkan oleh Benny Alon. Mantan pesepakbola yang bekerja pada bagian ticketing & hospitality di perusahaan Swiss bernama JB Sports Marketing (JBSM).



Dirinya mengirimkan surel ke sepuluh surat kabar seluruh dunia untuk memberikan kesaksian terkait dengan tuduhan korupsi yang dilayangkan oleh Alon kepada pejabat 54 tahun tersebut.



Alon mempermasalahkan kontrak penjualan tiket yang ditandatangani oleh Valcke pada 2010 silam di mana JBSM bakal memperoleh 8.750 tiket dari Piala Dunia 2010 hingga 2018 mendatang. Ketentuannya, JBSM diharuskan membeli 24 laga yang disediakan FIFA.



Namun, pada faktanya, FIFA malah menjalin kerjasama dengan perusahaan lain bernama Match. Dan menurut hukum di Brasil, setiap perusahaan yang tidak berafiliasi secara resmi dengan FIFA dilarang untuk mengambil bagian dalam lelang tiket.



Hal inilah yang dijadikan alasan bagi Valcke untk mendesak Alon guna menjalin kerjasama dengan Match. “Kau, aku, kita tidak punya pilihan,” ujar Valcke dalam surel yang dikirm Alon.



“Deal-mu dibatalkan oleh FIFA atau kita akan menghadapi tuntutan hukum. Bersikap bijaksanalah,” lanjut Valcke.



Namun, hingga Match memegang penuh pada Piala Dunia Brasil tahun lalu dan hingga delapan bulan setelah kontrak tersebut, tiket yang dijanjikan tidak pernah turun. Hal inilah yang membuat Alon berani buka-bukaan kepada dunia.



Valcke sendiri jelas membantah kabar tersebut. Melalui kuasa hukumnya di Amerika Serikat, sekjen yang mahir berbicara tiga bahasa itu menyangkal telah terlibat terkait dengan tuduhan itu.



“Kesepakatan yang terjadi antara FIFA dengan JB Sports Marketing itu terjadi secara legal. Jadi, tidak terbukti segala tuduhan yang dilayangkan oleh Tuan Alon,” ujar kuasa hukum Valcke.(apu/JPG)

Editor: Ayatollah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore