Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 19 September 2015 | 01.01 WIB

Konsisten Lahirkan Bintang Masa Depan

Foto bareng para campers dan para sponsor saat farewell party di DBL Arena Surabaya, Kamis (17/9). - Image

Foto bareng para campers dan para sponsor saat farewell party di DBL Arena Surabaya, Kamis (17/9).

JawaPos.Com – Honda Developmental Basketball League (DBL) Camp 2015 mencapai puncak Kamis (17/9) malam. Seperti tradisi dalam beberapa tahun terakhir, ajang itu melahirkan skuad DBL All-Star.  





Setelah lima hari 225 camper dari 26 kota dan 23 provinsi se-Indonesia digembleng, kemarin malam acara ditutup dengan farewell party meriah di atrium DBL Arena.  Dua puluh empat camper (12 putra dan 12 putri) terbaik akhirnya mengisi skuat Honda DBL All-Star 2015. Merekalah camper yang akan berkesempatan terbang, belajar, dan bertanding ke Amerika Serikat mulai 5 November.



Di tengah farewell party yang meriah, pengumuman DBL All-Star 2015 berlangsung mendebarkan. ”Untuk yang terpilih, jagalah kondisi kalian sampai kita pergi ke Amerika,” tutur Azrul Ananda, direktur PT DBL Indonesia, sesaat sebelum pengumuman.



”Dan buat yang belum terpilih, jangan kecewa. Buktikan kepada kami bahwa kami salah,” tambahnya.



Azrul yakin, meski tidak masuk skuat All-Star, para camper mendapatkan banyak ilmu baru yang bisa di-sharing kepada banyak orang di daerah masing-masing. Di lain sisi, Azrul juga berharap hubungan solid dan erat yang dimiliki PT DBL Indonesia, tim World Basketball Academy (WBA) Australia, dan para interpreter terus terjaga dan makin solid dari tahun ke tahun.



Konsistensi dalam menjalankan program itu akan membuat DBL Indonesia terus memunculkan bintang-bintang baru dari lapangan basket. Dampaknya bisa mengharumkan nama Indonesia.



”Kami sudah melakukan ini begitu lama. Kita sudah punya tim All-Star sejak 2008. Dan bekerja sama dengan Andrew Vlahov dan WBA-nya sejak 2010,” ucapnya.



Nama-nama All-Star terpilih dibacakan langsung oleh Azrul dan Vlahov. Seluruh camper mendengarkan dengan saksama saat Azrul dan Vlahov memanggil nama demi nama anggota skuad All-Star 2015.



”Saya tidak menyangka sama sekali. Apalagi jauh-jauh saya datang dari Merauke,” ucap Hendry Cornelius Lakay, camper asal SMA YPPK Yohanes 23 Merauke. Dia menjadi satu-satunya camper asal Papua yang terpilih terbang ke Amerika tahun ini.



”Ini kali pertama saya ikut dan langsung terpilih. Terima kasih untuk orang tua yang setiap malam selalu menelepon untuk menyemangati saya,” imbuhnya.  



Sebelum pengumuman, sorenya, tim pelatih yang terdiri atas 5 trainer WBA, 5 interpreter, dan tim Divisi Basketball Operations dari PT DBL Indonesia berjuang keras menyaring para kandidat. Setiap nama kandidat dibahas dengan detail untuk mengetahui kekurangan serta kelebihan yang dimiliki.



Performa mereka dalam latihan dua hari terakhir dititikberatkan pada pengembangan pola permainan dan scrimmage game. Itu menjadi pertimbangan utama. Rapat berlangsung alot, hingga dua setengah jam.



”Semua hal kami diskusikan dengan saksama dalam pemilihan ini. Kami sangat puas dengan 12 nama yang muncul ini,” tutur Vlahov seusai rapat.



Secara keseluruhan, legenda basket Australia tersebut menyatakan bangga dengan etos dan kerja keras semua camper. Menurut dia, seluruh camper sudah berjuang keras dalam lima hari pelaksanaan Honda DBL Camp 2015.



”Saat melihat mereka tampil di lapangan, tampak di raut muka bahwa mereka mencintai permainan ini. Itu adalah modal utama untuk terus berkembang menjadi pemain yang lebih baik ke depan,” ucap Vlahov.

Editor: Ayatollah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore