Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 5 September 2015 | 14.40 WIB

Maria Londo Masih Butuh Lompatan Lebih Jauh

Maria Natalia Londa - Image

Maria Natalia Londa

JawaPos.com -  Posisi Maria Natalia Londa sebagai Ratu Lompat Jauh Indonesia masih belum tergeser.  



Dalam Kejurnas Atletik 2015, Maria masih tak terbendung ketika keluar  menjadi juara di nomor lompat jauh dengan lompatan 6,30 meter di Stadion Atletik Rawamangun, Jakarta Timur, kemarin (4/9).



Meski berhasil membawa pulang medali emas, namun lompatan itu sejatinya masih jauh dari lompatan terakhirnya  yakni 6,70 meter ketika merebut medali emas SEA Games Singapura 2015 lalu. Namun, seusai lomba, peraih medali emas Asian Games 2014 itu mengaku masih cukup puas dengan hasil lompatannya.



Terlebih Kejurnas Atletik 2015 merupakan ajang pertama paska sembuh dari cedera tendon kiri serta ligamen yang menghantam paska tampil pada SEA Games 2015 lalu. 



"Sudah bersyukur diantara enam lompatan (dua kali diskualifikasi,Red) empat  masih di atas enam  meter semua, jadi masih stabil," ujar Maria, seusai lomba, kemarin (4/9). 



"Kalau dari saya pribadi yang penting saat ini adalah memantapkan hati pada diri sendiri.  Yang penting yakin dahulu dan menghilangkan trauma cedera . Waktu babak kualifikasi pagi, agak sedikit trauma, tapi sore ini (kemarin,red) sudah aman," imbuhnya    



Menurut Maria, ada sedikit evaluasi yang dirasa menjadi catatan kecil. Itu adalah kecepatan run-up sebelum melakukan take off yang masih belum stabil. Hal itu membuat dirinya tak bisa melenting dengan maksimal. Namun Maria tak resah, sebab fokusnya saat ini adalah untuk kembali ke performa terbaik paska cedera. 



Peraih dua medali emas SEA Games 2015 itu memang membutuhkan kerja ekstra keras. Sebagai salah  satu wakil Indonesia yang turun di Olimpiade Rio de Janeiro 2016, lompatan atlet berumur 24 tahun itu memang masih jauh untuk sekedar merebut medali di Olimpiade. 



Berdasarkan hasil Kejuaraan Dunia Atletik 2015 lalu, maka  lompatan terbaik  atlet asal Bali tersebut yakni 6,70 meter, masih berada di peringkat kedelapan dunia. Untuk bisa merebut medali, Maria paling tidak harus bisa menyentuh lompatan sejauh 7 meter lebih. 



Sebab peraih perunggu pada Kejuaraan Dunia Atletik 2015 lalu yakni Ivana panovi asal Serbia berhasil melompat sejauh 7,01 meter. Sementara peraih medali emas, Tianna Bartoletta asal Amerika Serikat berhasil melompat sejauh 7,14 meter. 



"Memang saat ini lompatan terbaik saya masih peringkat ke delapan dunia. Tapi saya tak mau berpikir harus berapa dahulu, yang penting memberikan terbaik saja untuk Indonesia,"terang Maria 



Dalam waktu dekat, peraih dua medali emas SEA Games 2015 asal Bali tersebut akan turun di kejuaraan atletik The Athletics North Queensland Track and Field 2015, 25-27 September di Australia.  Ajang itu juga digunakan untuk mengintip persaingan calon lawan-lawannya nanti. (mid/ndi/JPG)

Editor: Andi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore