Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 14 Juli 2023 | 03.53 WIB

Gelar HUT ke-70, PERANI Fokus Bawa Panahan Indonesia Naik Kelas

Ketua Umum PB Perpani Arsjad Rasjid, yang juga adalah Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia mengatakan, cabang olahraga (cabor) panahan Indonesia membutuhkan dorongan lebih.

JawaPos.com - Pengurus Besar Persatuan Panahan Indonesia (PB PERANI) menggelar acara peringatan hari ulang tahunnya ke-70. Salah satu targetnya mendorong panahan Indonesia naik level dan sejajar dengan negara-negara unggulan panahan dunia.

Sejak didirikan pada 12 Juli 1953 silam, PERPANI baru mengantar Tiga Srikandi mencetak medali perak pada Olimpiade Seoul 1988. Bahkan, lebih dari sepuluh kali mengutus atlet-atlet panahan terbaiknya di kancah Olimpiade. Namun, prestasi Tiga Srikandi hingga kini belum terpecahkan.

Ketua Umum PB Perpani Arsjad Rasjid, yang juga adalah Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia mengatakan, cabang olahraga (cabor) panahan Indonesia membutuhkan dorongan lebih untuk dapat konsisten berprestasi di kancah global. 

Menurutnya, disain pembinaan dan prestasi atlet panahan Indonesia itu harus terhubung dengan standar dan level prestasi global. Karena, dalam hal pembinaan dan seleksi atlet, tahapan itu sudah sama levelnya dengan standar global.

“Bertepatan dengan peringatan 70 tahun PERPANI, kami ingin membawa panahan Indonesia memiliki standar pembinaan dan prestasi yang selevel dengan standar panahan dunia. Saya yakin, dengan terhubung pada level tersebut, kualitas dan prestasi panahan dalam negeri bakal lebih berkembang,” ujar Arsjad dalam keterangan tertulisnya kepada JawaPos.com, Kamis (13/7). 

Pernyataan tersebut ditegaskan dalam momen peringatan 70 tahun HUT PERPANI, yang ditandai dengan peresmian Kantor Sekretariat baru PB PERPANI di Gedung GBK Arena dan pemberian penghargaan kepada para tokoh yang berjasa di panahan Indonesia, di antaranya Sri Paduka KGPAA Paku Alam VIII yang diwakili oleh Sri Paduka KGPAA Paku Alam X, Donald D Pandiangan, dan Tiga Srikandi Indonesia Lilies Handayani,  Nurfitriyana Saiman, Kusuma Wardhani.  

Lebih lanjut, Arsjad menjelaskan, langkah strategis yang dilakukan adalah mendorong panahan Indonesia untuk proaktif di kancah panahan global melalui World Asia Archery dan World Archery. Panahan Indonesia akan terpapar oleh berbagai perkembangan terbaru, metodologi baru, dan belajar dari kesuksesan negara-negara yang telah berhasil menjadi kiblat dari cabor panahan.

“Setelah dipercaya sebagai Ketua Umum dan memiliki waktu untuk mendalami cabor ini, kami yakin bahwa dengan membuka diri pada World Archery Asia dan World Archery, Indonesia dengan sendirinya akan melakukan pembenahan pada cabor ini sesuai dengan standar global. Sudah terlalu lama kita berkutat dengan diri sendiri, sedangkan dunia panahan global berlari sangat cepat,” katanya.

Menurutnya, inisiatif konkrit yang bakal dilakukan ke depan adalah mendorong panahan Indonesia terlibat aktif dalam setiap kesempatan pelatihan, workshop, kursus yang berkaitan dengan peningkatan kompetensi wasit dan pelatih panahan yang diselenggarakan oleh asosiasi panahan dunia. 

Sementara itu, atlet-atlet panahan Indonesia, sejak dari kepengurusan baru, telah beberapa kali berpartisipasi dalam turnamen internasional yang diselenggarakan oleh World Archery, seperti Hyundai Archery World Cup, Asia Cup, dan berikutnya World Cup Championship, Asian Games, dan Olimpiade 2024. 

“Terkait Olimpiade 2024, sebagai cabor unggulan, kami tetap berupaya semaksimal mungkin agar Indonesia segera meraih tiket Olimpiade. Persiapan bersama atlet terus dilakukan, baik melalui pemusatan pelatihan maupun keikutsertaan pada turnamen-turnamen ke depan untuk mengejar tiket dan poin,” katanya.

Arsjad juga menegaskan, pihaknya juga telah berkomunikasi dengan World Archery Asia untuk memberi kesempatan kepada Panahan Indonesia sebagai tuan rumah dalam menyelenggarakan event panahan taraf internasional. PERPANI siap menjadi tuan rumah untuk menyelenggarakan event panahan internasional tersebut.

Keinginan itu diungkapkan Arsjad Rasjid ketika bertemu dengan President World Asia Archery Euisun Chung. Keduanya bertemu di sela-sela lawatan Arsjad Rasjid sebagai Ketua ASEAN Business Advisory Council (BAC) 2023, di Korea Selatan, beberapa waktu lalu. 

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore