
BUTUH PENDAMPING: Tosser anyar Gresik Petrokimia Poppy Anis Pusparani.
JawaPos.com- Tim voli putri Gresik Petrokimia masih terus berburu pemain di sisa tiga pekan masa persiapan menuju Proliga 2017. Skuad yang dimiliki tim besutan Li Huanning tersebut dirasa masih belum cukup kuat untuk mengarungi derasnya persaingan di Proliga. Kali ini mereka mengarahkan bidikan untuk pemain yang berposisi tosser.
Berdasar evaluasi dari partisipasi mereka di Livoli Divisi Utama 2016 November lalu, manajemen menilai salah satu titik lemah tim ada pada tosser. Berdasar pengamatan di Livoli pula, Petro pun bergerak cepat dengan mendatangkan tosser Poppy Anis Pusparani dari Mabes TNI. ’’Li Huanning sendiri yang memilihnya,’’ ungkap Gatot Santoso, asisten manajer Gresik Petrokimia.
Poppy dinilai cocok dengan gaya bermain Petro. Namun, bergabungnya eks penggawa Jakarta Electric tersebut belum membuat Petro mengakhiri perburuan tosser. Total kini Petro sudah mempunyai dua tosser. Selain Poppy, sebelumnya ada Khalisa Azilia Rahma.
’’Antisipasi kalau Osa (sapaan Khalisa) ujian,’’ kata Gatot. ’’Nanti kami kabarkan kalau sudah deal,’’ tambahnya ketika ditanya sosok pemain yang diincar.
Kini Osa tercatat sebagai siswi kelas XII SMAN 1 Manyar, Gresik. Artinya, Osa akan menempuh ujian nasional April nanti. Orang tua Osa pun sebelumnya mengirimkan sinyal tidak mengizinkan putrinya bermain dalam padatnya jadwal Proliga di paro pertama 2017.
Gatot yang juga menjabat Kabid Teknik PBV Petrokimia mengisyaratkan bahwa timnya masih terus mencari pemain yang cocok di posisi tosser. Selain berdasar pengamatan internal tim dan pelatih, mereka memperhatikan referensi dari berbagai pihak. Sejauh ini Petro telah mendatangkan sembilan pemain. Di antaranya, dua pemain asing dari Amerika Serikat (AS) Hayley Spelman dan Deja McClendon. Juga, para pemain lokal dari Surabaya Bank Jatim dan dua dari Mabes TNI. Lima dari Bank Jatim, antara lain, duo quicker Rianita Panirwan dan Dhini Indah Sari; Megawati Hangesti (open spike); Siska Putri Rosaningrum (all-round); dan Faiska Dwi Ratri (all-round). Kemudian, dari Mabes TNI ada Rindy Puspa Ningrum (open spike) dan Poppy.
Rencananya, kata Gatot, Petro kembali mengontrak dua pemain lagi asal Mabes. Yaitu, Novi Merlyana (tosser) serta Eki Rara Andian (open spike). Satu lagi merupakan quicker belia dari Jawa Tengah. ’’Kendalanya hanya satu, kami harus bisa mencari sekolah yang bersedia menampung karena mau unas,’’ tutur Gatot tanpa mau menyebutkan nama pemain yang diincar. (ori/c15/ady)

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
