
Timnas basket putra Indonesia berhasil membungkam Adroit Singapura.
JawaPos.com - Timnas basket putra Indonesia masih terlalu tangguh bagi klub asal Singapura, Adroit. Dalam laga uji coba yang berlangsung di Hi Test Arena Batam, Sabtu (3/12), Timnas berhasil membungkam Adroit dengan keunggulan sangat jauh 101-55.
Sejatinya, pertarungan pada awal kuarter pertama berlangsung dengan ketat. Timnas yang dimotori kapten mereka, Mario Wuysang sebagai point guard langsung unggul 22-15 di akhir kuarter pertama.
Pada kuarter kedua, Adroit coba mengejar ketertinggalan mereka lewat lewat pemain andalannya, Jemel yang berposisi sebagai point guard. Namun timnas tentu tidak mau skor mereka dikejar dan disamakan Adroit. Akhir kuarter kedua, timnas masih unggul dengan 41-31.
Memasuki kuarter ketiga, permainan timnas semakin menjadi. Alhasil mereka semakin memperlebar keunggulan skor menjadi 71-45 di akhir kuarter ketiga.
Di kuarter terakhir, tampak Adroit tidak bisa mengimbangi gaya permainan atraktif dan efektif yang disuguhkan timnas yang didukung penuh suporter Indonesia yang memadati Hi Test Arena. Skor akhir di laga uji coba kedua timnas ini berkahir dengan skor menyakinkan 101-55 untuk kemenangan mutlak timnas.
Bintang atau pemain terbaik dalam laga ini ialah Arki Dikania Wisnu. Pemain timnas asal klub Satria Muda Pertamina ini menyumbang 16 poin dan 3 assist.
Pelatih timnas, Wahyu Widayat Jati mengaku puas dengan permainan yang disuguhkan anak asuhnya dalam laga uji coba kedua ini. Sebelumnya timnas juga berhasil mengalahkan salah satu klub elite Indonesia Basketball League (IBL) Satria Muda Pertamina Jakarta dengan skor telak 91-53 pada laga uji coba pertama Jumat (2/12) kemarin.
"Cukup puas dengan penampilan anak-anak," ujar pria yang karib disapa Cacing ini kepada Batam Pos (Jawa Pos Group), Sabtu (3/12). Dari laga uji coba pertama dan kedua ini, grafik penampilan timnas mengalami peningkatan.
"Ada peningkatan permainan, mulai dari lemparan bebas, transisi ke menyerang dan bertahan dan sebaliknya," kata Wahyu.
Meski demikian, masih ada pekerjaan rumah yang harus dibenahi timnas. "Kita masih lemah saat defensive rebound," tuturnya.
Sementara itu, pelatih Adroit, Chan Sian Gay mengakui keunggulan permainan timnas atas anak asuhnya. "Penampilan timnas Indonesia sangat bagus, sebenarnya kami bisa mengimbangi mereka di awal-awal kuarter, namun di kuarter ketiga dan keempat, timnas sudah memegang kendali penuh dan kami kerepotan meladeni permainan mereka," jelasnya.
Laga uji coba kedua ini juga sekaligus mengakhiri Training Center (TC) timnas di Batam selama dua minggu sejak 22 November kemarin.
Arki yang menjadi pemain terbaik di laga uji coba melawan Adroit juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Batam atas dukungannya selama menjalani TC di Batam ini. "Masyarakat di Batam sangat antusias dengan olahraga basket dan terima kasih atas dukungannya selama ini," ungkap Arki.
Sambung Wahyu, setelah TC ini berakhir, pemain-pemain timnas akan dikembalikan ke klub asal mereka masing-masing. Namun, tim pelatih timnas tetap akan terus memantau perkembangan pemain selama berada di klubnya masing-masing. "Kita akan terus berkomunikasi dengan mereka dan pelatih mereka di klub," pungkas Wahyu.
Nantinya di sela-sela jeda IBL musim 2017 berlangsung, pemain-pemain ini akan dipanggil kembali ke timnas guna menjalani TC lagi untuk persiapan menghadapi SEA GAMES 2017 Malaysia. (cr16/ira/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
