Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 17 Juni 2023 | 15.09 WIB

Lebih Berani di Poin Kritis, Kunci Ginting Redam Jonatan

Anthony Sinisuka Ginting berhasil melangkah ke semifinal Indonesia Open 2023. - Image

Anthony Sinisuka Ginting berhasil melangkah ke semifinal Indonesia Open 2023.

JawaPos.com – Anthony Sinisuka Ginting melanjutkan dominasi atas rekan sekompatriotnya, Jonatan Christie. Tadi malam (16/6) di perempat final Indonesia Open 2023, Ginting menang dua game langsung 21-19, 21, 16.

Ini jadi kemenangan keenam Ginting berbanding tiga kemenangan untuk Jonatan.

Kepastian ke semifinal juga menjadi capaian terbaik Ginting selama keikutsertaannya di Indonesia Open. Ginting menuturkan, salah satu kunci kemenangannya adalah bisa merebut set pertama. Apalagi poin kritis.

’’Ya, di poin kritis itu kuncinya. Kalau saya tidak bisa berubah dan kurang berani menyerang, mungkin Jonatan bisa ambil set pertama dan kemungkinan dapat rebut,’’ ujarnya pasca pertandingan.

Itu pun berdampak pada set kedua. ’’Mungkin Jonatan ada dampak dia kurang bisa keluar dari tekanan. Meskipun ketat juga. Kita sama-sama tahu, karena latihan bareng. Siapa yang lebih siap di hari pertandingan itu yang bisa menang,’’ ucapnya.

Jonatan mengakui Ginting lebih pantas menang dengan pola serangan yang sulit diredam. ’’Saya harap nantinya dia bisa ke final dan jadi juara di Indonesia Open ini,’’ ujarnya.

Juara Asian Games itu mengakui ada momen yang seharusnya bisa dimanfaatkan untuk ambil set pertama setelah unggul. ’’Itu saya coba maksimalin. Tapi ternyata Ginting bisa mengubah strategi dan berbalik unggul pada set pertama,’’ ungkapnya.

Di babak semifinal hari ini (17/6), Ginting sudah ditunggu wakil Tiongkok Li Shi Feng. Secara rekor pertemuan, pemain kelahiran Cimahi itu boleh percaya diri dengan keunggulan 3-0. Terakhir keduanya bertemu di perempat final Singapore Open 2023 pekan lalu (21-13, 16-21, 21-12).

Di sektor ganda putra, Fajar Alfian/Rian Ardianto belum kembali ke performa terbaik. Ganda nomor satu dunia itu takluk oleh Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty 13-21, 13-21. Fajar mengakui performanya dalam beberapa turnamen terakhir memang menurun.

’’Kami tidak memikirkan untuk bisa menang setelah All England dan Malaysia Open 2023. Sekarang kami ingin mempersiapkan diri lagi untuk bisa meningkatkan kemampuan,’’ ujarnya.

Pada pertandingan tersebut, pasangan berakronim FajRi itu mengaku tidak mampu mengeluarkan permainan terbaiknya. Peraih medali perak Asian Games 2018 itu terlihat kewalahan meladeni permainan wakil India tersebut.

’’Sedih rasanya karena hasilnya tidak seusai dengan yang kami inginkan. Pada laga ini, saya sudah menampilkan permainan terbaik dan sudah mencoba semua pola permainan. Kami mengakui lawan lebih unggul di laga ini,’’ ungkap Fajar. 

Editor: Candra Kurnia Harinanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore