
Nunuk Suryani (MIA/JAWA POS)
SAAT Ramadan, berbuka puasa bersama keluarga jadi momen yang paling dinanti. Bagi Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbudristek Nunuk Suryani, itu terasa istimewa karena dirinya harus tinggal terpisah dari keluarga dengan alasan tugas di Jakarta.
”Sebenarnya yang paling dikangenin itu adalah buka dengan keluarga. Karena saya sekarang di sini tinggal sendiri, keluarga di Solo,” ungkapnya.
Momen tersebut kian spesial lantaran dirinya bisa membersamai anaknya yang juga menjalankan ibadah puasa. Nunuk memiliki seorang putri yang berkebutuhan khusus. Sang anak mengidap down syndrome dengan level kematangan psikis 7 tahun.
”Tapi, dia puasa dan salat. Jadi, momen ketika dia buka puasa, nunggu saat-saat beduk, itu yang sangat luar biasa,” papar guru besar Universitas Sebelas Maret (UNS) tersebut.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Maroko: Vinicius Junior dan Achraf Hakimi Siap Saling Sikut di Piala Dunia
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
