
Wulan Sari. (Dok. Pribadi)
JawaPos.com - Perempuan-perempuan hebat tidak hanya sekadar mampu menjawab dinamika tentang kesetaraan gender. Perempuan harus menunjukkannya kodratnya, tetapi bisa berperan untuk tugas-tugas yang selama ini dilakoni kaum maskulin.
Pendapat itulah yang diungkapkan Wulan Sari. Mahasiswi yang akrab dengan budaya Nahdliyin itu kini baru saja mendapat amanah sebagai Ketua Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Putri (Kopri).
Terpilihnya Wulan Sari sebagai ketua umum DPP Kopri setelah mengikuti pemilihan dalam Kongres Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) XXI di Palembang, Sumatera Selatan, pada Kamis (22/8). Kongres itu berlangsung di Jakabaring Sport City (JSC), Palembang.
Wulan mengatakan, Kopri merupakan wadah yang memainkan peran penting dalam memberdayakan entitas perempuan melalui berbagai strategi penguatan kapasitas intelektual. Kopri mendorong anggotanya untuk mengembangkan dan mengasah kemampuan setiap individu.
“Upaya pemberdayaan perempuan tidak hanya menciptakan kesetaraan gender dalam lingkungan organisasi ataupun masyarakat, tetapi juga untuk memastikan bahwa progresifitas sebuah organisasi ataupun pembangunan negara didasarkan pada inklusi dan keadilan,” katanya.
Wulan mengatakna, kader Kopri diharapkan berdaya secara individu, mampu mengembangkan keterampilan, bakat, dan potensi yang dimiliki melalui pendidikan formal. Selain itu, perempuan di Kopri disarankan banyak mengikuti pelatihan, maupun ruang mandiri dalam berbagai bidang.
Berdaya secara individu juga melibatkan kemampuan untuk menghadapi berbagai tantangan dan kegagalan dengan tangguh. “Sehingga, individu yang berdaya juga memiliki tingkat motivasi dan inisiatif yang tinggi,” tegasnya.
Untuk diketahui, Wulan Sari saat merupakan Alumnus Pondok Modern Darussalam Gontor Putri 1. Dia menuntaskan pendidikan sarjananya di jurusan Kimia UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada 2021 dan menuntaskan pendidikan magister di S-2 Ilmu Komunikasi di London School of Public Relation. Sehari-hari, perempuan kelahiran Bengkulu itu tercatat sebagai pembawa berita di Televisi Nahdlatul Ulama (TVNU).

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
