
Nunuk Suryani (MIA/JAWA POS)
SAAT Ramadan, berbuka puasa bersama keluarga jadi momen yang paling dinanti. Bagi Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbudristek Nunuk Suryani, itu terasa istimewa karena dirinya harus tinggal terpisah dari keluarga dengan alasan tugas di Jakarta.
”Sebenarnya yang paling dikangenin itu adalah buka dengan keluarga. Karena saya sekarang di sini tinggal sendiri, keluarga di Solo,” ungkapnya.
Momen tersebut kian spesial lantaran dirinya bisa membersamai anaknya yang juga menjalankan ibadah puasa. Nunuk memiliki seorang putri yang berkebutuhan khusus. Sang anak mengidap down syndrome dengan level kematangan psikis 7 tahun.
”Tapi, dia puasa dan salat. Jadi, momen ketika dia buka puasa, nunggu saat-saat beduk, itu yang sangat luar biasa,” papar guru besar Universitas Sebelas Maret (UNS) tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Valencia vs Celta Vigo di Liga Spanyol: Los Che Bisa Kesulitan di Kandang!
Prediksi Skor Brighton & Hove Albion vs Aston Villa di Liga Inggris 2026/2027: Laga Berakhir Imbang!
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Groningen di Liga Belanda: Boeren Enggan Malu di Kandang!
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Villarreal di Liga Spanyol 2026/2027: Los Rojiblancos Diunggulkan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Novel Baswedan Soroti Dugaan Kompromi Penyelidikan KPK di Kabupaten Bogor
Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Sevilla di Liga Spanyol 2026/2027: Los Leones Diunggulkan Menang
Tak Hanya Jenderal TNI-Polri, Pengusaha Haji Isam Dikabarkan Dapat Tugas Tangani Karhutla di Kalsel
