
Nunuk Suryani (MIA/JAWA POS)
SAAT Ramadan, berbuka puasa bersama keluarga jadi momen yang paling dinanti. Bagi Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbudristek Nunuk Suryani, itu terasa istimewa karena dirinya harus tinggal terpisah dari keluarga dengan alasan tugas di Jakarta.
”Sebenarnya yang paling dikangenin itu adalah buka dengan keluarga. Karena saya sekarang di sini tinggal sendiri, keluarga di Solo,” ungkapnya.
Momen tersebut kian spesial lantaran dirinya bisa membersamai anaknya yang juga menjalankan ibadah puasa. Nunuk memiliki seorang putri yang berkebutuhan khusus. Sang anak mengidap down syndrome dengan level kematangan psikis 7 tahun.
”Tapi, dia puasa dan salat. Jadi, momen ketika dia buka puasa, nunggu saat-saat beduk, itu yang sangat luar biasa,” papar guru besar Universitas Sebelas Maret (UNS) tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

4 Keunggulan Introvert yang Kini Justru Diinginkan oleh Banyak Orang Pada Era Modern
Prediksi Skor Borneo FC vs Tainan City: Jeronimo Turunkan Susunan Pemain Terbaik
Debut di ITB Ultra Marathon 2026, Alumni ITS Langsung Rebut Gelar Juara
Prediksi Skor Persik Kediri vs PSS Sleman: Macan Putih Diunggulkan Menang
Prediksi Skor Club Brugge vs Lens di Liga Champions: Blauw-Zwart Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Vasco da Gama vs Boca Juniors: Duel Ketat demi Tiket Final Copa Sudamericana
Prediksi Skor Real Betis vs Feyenoord di Liga Champions: Los Beticos Siap Tekuk Tamu
Prediksi Skor Bournemouth vs AC Milan: The Cherries Berpeluang Perpanjang Tren Positif
Prediksi Skor Aston Villa vs Viking FK di Liga Champions: The Villans Jaga Tren Kemenangan!
Prediksi Palmeiras vs Fluminense: Tuan Rumah Selangkah Lagi Lolos ke Final Copa Libertadores 2026

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022