
Nunuk Suryani (MIA/JAWA POS)
SAAT Ramadan, berbuka puasa bersama keluarga jadi momen yang paling dinanti. Bagi Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbudristek Nunuk Suryani, itu terasa istimewa karena dirinya harus tinggal terpisah dari keluarga dengan alasan tugas di Jakarta.
”Sebenarnya yang paling dikangenin itu adalah buka dengan keluarga. Karena saya sekarang di sini tinggal sendiri, keluarga di Solo,” ungkapnya.
Momen tersebut kian spesial lantaran dirinya bisa membersamai anaknya yang juga menjalankan ibadah puasa. Nunuk memiliki seorang putri yang berkebutuhan khusus. Sang anak mengidap down syndrome dengan level kematangan psikis 7 tahun.
”Tapi, dia puasa dan salat. Jadi, momen ketika dia buka puasa, nunggu saat-saat beduk, itu yang sangat luar biasa,” papar guru besar Universitas Sebelas Maret (UNS) tersebut.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
