Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 8 Februari 2024 | 00.38 WIB

Memahami Proses Terjadinya Awan Cumulonimbus, Awan Badai yang Membawa Bahaya

Ilustrasi awan cumulonimbus. (thoughtco.com)

JawaPos.com - Awan cumulonimbus atau dikenal sebagai awan badai, merupakan fenomena cuaca yang menarik dan penting untuk diketahui. 

Awan ini dapat membawa hujan lebat, kilat, bahkan tornado, yang terdapat pada beberapa kasus. 

Namun, sebenarnya apa itu awan cumulonimbus? Apa yang menyebabkan terbentuknya awan cumulonimbus? Berikut penjelasan terkait awan cumulonimbus dan proses terjadinya.

Dilansir dari sciencedirect.com, awan cumulonimbus merupakan gerakan awan atau sistem yang menghasilkan curah hujan dan kilat. 

Seringkali terjadi hujan es besar, hembusan angin kencang, tornado, hingga hujan yang lebat. Banyak beberapa lokasi di bumi, yang bergantung dengan awan cumulonimbus untuk menghasilkan curah hujan.  

Awan kumulonimbus juga memainkan peran penting dalam energi global dan sirkulasi umum atmosfer secara efisien, dengan mengangkut uap air dan panas laten, yang masuk ke bagian atas troposfer dan stratosfer bawah.

Biasanya awan ini memiliki bentuk pipih di bagian atasnya, terlihat halus, berserat, atau lurik. Sedangkan di bagian bawah awan cumulonimbus sering kali terdapat awan rendah dan bergerigi.

Biasanya awan tersebut memiliki warna yang cukup gelap memiliki kemungkinan antara menyatu dan tidak dengan dasar awan cumulonimbus. 

 Efek awan cumulonimbus dapat menyebabkan hujan deras, banjir bandang, angin garis lurus, serta badai petir.  

Editor: Nicolaus Ade
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore