Logo JawaPos
Author avatar - Image
22 Januari 2024, 04.49 WIB

Gunung Merapi Erupsi Tiga Kali, Luncurkan Awan Panas Hingga 1,5 Kilometer, Hujan Abu Terjadi di Klaten dan Boyolali

Gunung Merapi saat terjadinya erupsi. - Image

Gunung Merapi saat terjadinya erupsi.

JawaPos.com – Gunung Merapi terjadi erupsi sebanyak tiga kali pada Minggu (21/1). Erupsi gunung tersebut tercatat terjadi tiga kali pada pukul 13.55 WIB, 14.12 WIB, dan 17.19 WIB.

Mengutip Radar Jogja (Jawa Pos Group), Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat Gunung Merapi mengalami erupsi dengan amplitudo maksimal 70 mm dengan durasi 150 detik dan jarak luncur maksimal 1,5 Kilometer ke arah barat daya. Gunung Merapi terpantau berkabut dan arah angin ke timur.

Dampak erupsi Gunung Merapi tersebut mengakibatkan hujan abu di wilayah Kabupaten Klaten dan Kabupaten Boyolali. Menyadur dari Antara, dampak hujan abu di Kabupaten Klaten terjadi di Balerante, Tegalmulyo, dan Sidorejo akantetapi tidak terdampak signifikan.

"Langsung tersapu air hujan, ini terjadi di Dukuh Pajegan, Desa Tegalmulyo dan di Girpasang," Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten, Nurcahyo.

Ia pun mengatakan wilayah yang terdampak aman dan BPBD Kabupaten Klaten juga tengah melakukan koordinasi, pemantauan, serta mengimbau masyarakat agar tetap tenang.

“Karena semua informasi berasal dari BPPTKG (Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi). Sejauh ini dampak langsung di KRB III Kabupaten Klaten belum signifikan," katanya.

Sementara itu di Kabupaten Boyolali, berdasarkan laporan Radar Solo (Jawa Pos Grup), abu vulkanik erupsi gunung yang berstatus level III atau Siaga tersebut melanda di tujuh kecamatan, yaitu Cepogo, Musuk, Tamansari, Boyolali, Mojosongo, dan Teras. Ketebalan abu vulkanik terpantau bervariasi dari sedang hingga tipis yang menyelimuti tanaman, bangunan, maupun jalan.

Hujan abu di wilayah Kabupaten Boyolali terjadi sejak pada pukul 8.44 WIB. Seorang warga Dusun Randu, Desa Jelog, Kecamatan Cepogo, Siti Iyah, mengatakan, melihat titik-titik putih abu yang menempel di dedaunan saat membersihkan tanaman buahnya.

“Tipis hujan abunya. Kalau di jok motor hitam itu terlihat sekali,” tuturnya.

Sementara, akibat erupsi pada pukul 14.12 WIB, mengakibatkan hujan abu cukup tebal bercampur air hujan pada 14.30 WIB di beberapa desa di Kecamatan Cepogo.

"Alhamdulillah masyarakat tidak terganggu secara signifikan," kata Kepala BPBD Kabupaten Boyolali, Suratno. 

Ia pun mengatakan akan menyampaikan ke masyarakat jika ada informasi terbaru terkait aktivitas Gunung Merapi. Ia juga menghimbau untuk masyarakat waspada dan tidak perlu panik karena gunung yang terletak di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah tersebut relatif aman dan terkendali.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore