
Zha Eka Wulandari (Zha Eka Wulandari for Jawa Pos)
JawaPos.com - Pembayaran gaji para pemain di klubnya diakui telat setengah bulan untuk bulan ini. Tapi, pengelola Gresik Putra Paranane FA Zha Eka Wulandari menolak iming-iming suap dan memilih menjadi whistleblower kasus pengaturan skor.
Apakah benar ada yang menawari Anda uang Rp 20 juta agar Gresik Putra Paranane FA mengalah ketika melawan Persema Malang?
Bukan ke saya, ke pemain saya. Malamnya mereka pergi ke tempat kopian. Di sana mereka ketemu yang menawari.
Kata pihak yang menawari uang tadi, Anda pernah minta tolong agar dibantu mengecek apakah benar ada pemain Gresik Putra Paranane FA yang mengatur skor.
Kalau memang dia ngomong begitu, silakan dibuktikan. Saya punya buktinya. Artinya, apa yang ada di media saat ini, itu yang sebenarnya.
Kalau boleh tahu, berapa gaji pemain Gresik Putra Paranane FA hingga mudah sekali diajak ketemu pengatur skor?
Ada yang Rp 800 ribu, ada yang Rp 2,5 juta per bulan. Paling rendah dan tinggi itu. Yang senior paling tinggi Rp 2,5 juta. Dapat mes dan makan tiga kali sehari.
Ada indikasi bahwa dua mantan pemain Gresik Putra Paranane FA melakukan pengaturan skor karena belum gajian di November ini. Apa benar?
Iya, bulan ini telat. Sebelum pertandingan terakhir (melawan Persema), paginya sudah saya WA ke grup pemain, ”Tolong tulis nama lengkap dan nomor rekening.” Saya ada buktinya. Rencananya setelah pertandingan melawan Persema itu semua gaji kami transfer. Memang kami akui gaji pemain telat setengah bulan.
Anda kesulitan membayar gaji pemain bulan ini. Kenapa Anda berani menolak tawaran suap dan memilih menjadi whistleblower untuk pengaturan skor di Liga 3 zona Jawa Timur?
Begini, tim ini adalah amanah. Amanah dari Pak (Ketua DPD) La Nyalla Mattalitti. Gresik Putra ini dulu milik Pak La Nyalla, lalu dipindah ke Malang, saya diminta beliau jadi pengelola. Jadi, ketika ditawari Rp 20 juta atau Rp 100 juta pun, saya akan tolak.
Bagaimana caranya Anda akhirnya punya bukti-bukti foto pertemuan pemain Anda dengan pihak pengatur skor?
Saya punya mata-mata. Orang yang saya percaya di tim. Anak-anak, kecil-kecil. Informasi apa pun saya dapat dari dia. Anak baru, polos, dan dia mau ikut kami karena ingin berprestasi.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
