Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 16 Desember 2020 | 04.01 WIB

Pilkada Selesai, Yakin Izin Menggelar Kompetisi Liga 1 Bakal Keluar

David da Silva (dua dari kanan), striker Persebaya melakukan solo run sebelum mencetak gol pertama ke gawang Arema FC pada babak semifinal Piala Gubernur Jawa Timur di Stadion Soepriyadi, Blitar, kemarin (18/2). FOTO: Angger  Bondan/Jawa Pos - Image

David da Silva (dua dari kanan), striker Persebaya melakukan solo run sebelum mencetak gol pertama ke gawang Arema FC pada babak semifinal Piala Gubernur Jawa Timur di Stadion Soepriyadi, Blitar, kemarin (18/2). FOTO: Angger Bondan/Jawa Pos

JawaPos.com – Selesai digelarnya pilkada serentak di berbagai daerah pada 9 Desember lalu membuat PT LIB langsung menagih janji kepada Polri.

Janji agar surat izin keramaian untuk kompetisi Liga 1 dan Liga 2 segera diterbitkan. Sebab, selama ini, pilkada jadi alasan pihak keamanan enggan memberikan izin bergulirnya kompetisi.

Direktur Utama LIB Akhmad Hadian Lukita membenarkan hal tersebut. Saat ini, pihaknya langsung tancap gas agar surat izin keramaian bisa segera diterbitkan.

Baca Juga: Laris Manis, Teco Dapat Tawaran Tim Malaysia, Thailand, dan Vietnam

Targetnya memang Desember ini kejelasan kompetisi sudah didapat agar klub-klub peserta bisa melakukan persiapan. ’’Sebelumnya memang kami sudah menjalin komunikasi. Saat ini kami mulai bergerak mengirimkan surat untuk meminta izin keramaian,’’ jelasnya.

Lukita mengungkapkan, kemarin (14/12) seharian penuh dirinya dan tim LIB berada di kantor PSSI untuk mengurus surat mengenai permintaan digelarnya kompetisi kepada Polri.

’’Kan yang menerbitkan surat permintaannya PSSI. Hari ini (kemarin) kami meminta PSSI menyelesaikannya dan besok (hari ini) kami akan kirimkan ke Polri,’’ paparnya.

Selanjutnya, LIB hanya bisa menunggu. Lukita mengaku sudah menjalin komunikasi dengan pihak-pihak terkait di kepolisian. Melobi agar surat izin keramaian bisa segera diterbitkan.

’’Karena semua butuh proses. Jadi, kami kirimkan dulu suratnya. Lalu, menunggu bagaimana nanti apakah Polri memanggil kami untuk menjelaskan secara detail lagi terkait kompetisi,’’ jelasnya.

Apakah LIB yakin surat izin keramaian bisa turun? Secara pribadi Lukita sangat optimistis. Yang pasti, LIB terus berusaha agar kompetisi bisa bergulir lagi.’’Jika tidak jalan, ekosistem sepak bola Indonesia pasti akan terpuruk,’’ ujarnya.

Dia pun mengerti klub-klub peserta mendesak LIB agar segera memperjelas status lanjutan kompetisi pada Februari mendatang. Apakah akan berlanjut atau memang berhenti di tengah jalan. Sebab, hal itu berkaitan dengan perjanjian pihak sponsor plus renegosiasi kontrak para pemain. ’’Mudah-mudahan dalam waktu dekat izin bisa keluar,’’ paparnya.

Nah, salah satu tim yang paling keras meminta LIB segera mendapatkan surat izin keramaian Desember ini adalah Madura United. Direktur Tim Madura United Haruna Soemitro mengatakan, tidak ada lagi waktu untuk mengulur-ulur kompetisi.

Kondisi klub sedang di ujung tanduk. Hampir bangkrut dan bakal sulit bangkit. Bahkan, Haruna tidak ragu mengatakan bahwa Madura United akan membubarkan diri jika LIB ataupun PSSI tidak segera mendapat surat izin keramaian untuk kompetisi pada Desember ini.

Laskar Sape Kerrap tidak mau ikut kompetisi lanjutan lagi. ’’Kami sudah pernah kena prank kemarin dan tidak mau terulang lagi sebelum ada kepastian akan dimulai liganya,’’ tegasnya.

Haruna pun tidak takut dengan berbagai ancaman hukuman. Salah satunya adalah hukuman terdegradasi ke Liga 2 jika tidak mau ikut kompetisi pada Februari mendatang.

’’Buat apa takut? Ikut kompetisi saja tidak ada degradasi kok,’’ paparnya. ’’Bagaimana kalau dibalik, LIB dan PSSI yang degradasi karena sudah merugikan klub sangat banyak,’’ lanjutnya, lantas tertawa.

Walau anggota Exco PSSI, Haruna mengatakan, jika surat izin keramaian Desember ini tidak turun, PSSI ataupun LIB tidak bisa melaksanakan hasil Kongres Tahunan 2020 dengan baik.

Artinya, kinerjanya harus dikritik dan dievaluasi. ’’Jadi, jangan bicara hukuman, wong amanat anggota via kongres saja tidak dijalankan tahun ini. Jadi, Madura United meminta Desember segera ada kejelasan kompetisi. Kalau tidak, kami akan bubar dan tidak ikut kompetisi,’’ ucapnya.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore