
David da Silva (dua dari kanan), striker Persebaya melakukan solo run sebelum mencetak gol pertama ke gawang Arema FC pada babak semifinal Piala Gubernur Jawa Timur di Stadion Soepriyadi, Blitar, kemarin (18/2). FOTO: Angger Bondan/Jawa Pos
JawaPos.com – Selesai digelarnya pilkada serentak di berbagai daerah pada 9 Desember lalu membuat PT LIB langsung menagih janji kepada Polri.
Janji agar surat izin keramaian untuk kompetisi Liga 1 dan Liga 2 segera diterbitkan. Sebab, selama ini, pilkada jadi alasan pihak keamanan enggan memberikan izin bergulirnya kompetisi.
Direktur Utama LIB Akhmad Hadian Lukita membenarkan hal tersebut. Saat ini, pihaknya langsung tancap gas agar surat izin keramaian bisa segera diterbitkan.
Baca Juga: Laris Manis, Teco Dapat Tawaran Tim Malaysia, Thailand, dan Vietnam
Targetnya memang Desember ini kejelasan kompetisi sudah didapat agar klub-klub peserta bisa melakukan persiapan. ’’Sebelumnya memang kami sudah menjalin komunikasi. Saat ini kami mulai bergerak mengirimkan surat untuk meminta izin keramaian,’’ jelasnya.
Lukita mengungkapkan, kemarin (14/12) seharian penuh dirinya dan tim LIB berada di kantor PSSI untuk mengurus surat mengenai permintaan digelarnya kompetisi kepada Polri.
’’Kan yang menerbitkan surat permintaannya PSSI. Hari ini (kemarin) kami meminta PSSI menyelesaikannya dan besok (hari ini) kami akan kirimkan ke Polri,’’ paparnya.
Selanjutnya, LIB hanya bisa menunggu. Lukita mengaku sudah menjalin komunikasi dengan pihak-pihak terkait di kepolisian. Melobi agar surat izin keramaian bisa segera diterbitkan.
’’Karena semua butuh proses. Jadi, kami kirimkan dulu suratnya. Lalu, menunggu bagaimana nanti apakah Polri memanggil kami untuk menjelaskan secara detail lagi terkait kompetisi,’’ jelasnya.
Apakah LIB yakin surat izin keramaian bisa turun? Secara pribadi Lukita sangat optimistis. Yang pasti, LIB terus berusaha agar kompetisi bisa bergulir lagi.’’Jika tidak jalan, ekosistem sepak bola Indonesia pasti akan terpuruk,’’ ujarnya.
Dia pun mengerti klub-klub peserta mendesak LIB agar segera memperjelas status lanjutan kompetisi pada Februari mendatang. Apakah akan berlanjut atau memang berhenti di tengah jalan. Sebab, hal itu berkaitan dengan perjanjian pihak sponsor plus renegosiasi kontrak para pemain. ’’Mudah-mudahan dalam waktu dekat izin bisa keluar,’’ paparnya.
Nah, salah satu tim yang paling keras meminta LIB segera mendapatkan surat izin keramaian Desember ini adalah Madura United. Direktur Tim Madura United Haruna Soemitro mengatakan, tidak ada lagi waktu untuk mengulur-ulur kompetisi.
Kondisi klub sedang di ujung tanduk. Hampir bangkrut dan bakal sulit bangkit. Bahkan, Haruna tidak ragu mengatakan bahwa Madura United akan membubarkan diri jika LIB ataupun PSSI tidak segera mendapat surat izin keramaian untuk kompetisi pada Desember ini.
Laskar Sape Kerrap tidak mau ikut kompetisi lanjutan lagi. ’’Kami sudah pernah kena prank kemarin dan tidak mau terulang lagi sebelum ada kepastian akan dimulai liganya,’’ tegasnya.
Haruna pun tidak takut dengan berbagai ancaman hukuman. Salah satunya adalah hukuman terdegradasi ke Liga 2 jika tidak mau ikut kompetisi pada Februari mendatang.
’’Buat apa takut? Ikut kompetisi saja tidak ada degradasi kok,’’ paparnya. ’’Bagaimana kalau dibalik, LIB dan PSSI yang degradasi karena sudah merugikan klub sangat banyak,’’ lanjutnya, lantas tertawa.
Walau anggota Exco PSSI, Haruna mengatakan, jika surat izin keramaian Desember ini tidak turun, PSSI ataupun LIB tidak bisa melaksanakan hasil Kongres Tahunan 2020 dengan baik.
Artinya, kinerjanya harus dikritik dan dievaluasi. ’’Jadi, jangan bicara hukuman, wong amanat anggota via kongres saja tidak dijalankan tahun ini. Jadi, Madura United meminta Desember segera ada kejelasan kompetisi. Kalau tidak, kami akan bubar dan tidak ikut kompetisi,’’ ucapnya.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
