
Photo
JawaPos.com-Nyaris tidak ada yang mengira Persik Kediri bisa memaksa Persija Jakarta bermain imbang 1-1 dalam pertandingan pekan ke-13 (10/12).
Bahkan, saat itu Macan Putih –julukan Persik– sukses membuka keunggulan lebih dulu. Padahal, di atas kertas, posisi dan perolehan poin kedua tim terpaut sangat jauh.
Persik yang terjerembap di dasar klasemen sementara belum pernah meraih kemenangan. Sementara itu, Persija sudah membukukan tujuh kemenangan dan menyandang predikat tim dengan kebobolan paling sedikit.
Nah, kejutan itu akan diwaspadai Aji Santoso saat Persebaya Surabaya bertemu Macan Putih sore ini di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jogjakarta (live Indosiar pukul 15.00 WIB).
Aji menegaskan, skuadnya tak memandang jarak kedua tim di papan klasemen. ”Persik menunjukkan progres yang cukup bagus saat melawan Persija. Ini menjadi perhatian kami untuk tidak menganggap enteng lawan meski urutannya ada di paling bawah klasemen. Itu tidak menjadi jaminan. Kami harus bekerja keras,” ujar mantan pelatih PSIM Jogjakarta itu kemarin.
Aji tidak mau timnya terpeleset. Apalagi, pada pekan ke-13, Green Force –julukan Persebaya– menderita kekalahan 1-2 saat bertemu Persib Bandung di Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah. Kekalahan itu sangat menyakitkan.
Sebab, dalam pertandingan tersebut, Persebaya berhasil membuka skor lebih dulu, tapi gagal mempertahankan keadaan.
Aji tidak mau kejadian serupa terulang dalam pertandingan sore ini. Untuk itu, sejumlah pembenahan di sektor pertahanan menjadi perhatian lebih bagi mantan pelatih Persela Lamongan tersebut.
”Dua gol yang terjadi saat melawan Persib merupakan kesalahan lini belakang. Kami sudah melakukan evaluasi supaya kesalahan itu tidak terjadi lagi saat melawan Persik,” tegas mantan pelatih tim nasional Indonesia U-23 tersebut.
Selain lini belakang, Aji mempertajam lini depan. Sebab, dalam dua pertandingan terakhir, hanya Leo Lelis yang bisa menciptakan gol. Padahal, dia adalah pemain bertahan.
Pemain depan Persebaya kali terakhir mencetak gol saat bertanding melawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, 1 Oktober lalu. Saat itu, Sho Yamamoto dan Silvio Junior ikut menyumbang gol untuk kemenangan 3-2 Persebaya atas Arema FC. Dan, satu gol lain dalam pertandingan itu diciptakan Leo Lelis.
”Memang pada dua pertandingan terakhir striker kami belum mencetak gol lagi. Semoga pada laga melawan Persik mereka bisa membuat gol. Bagi saya, tugasnya striker memang mencetak gol,” terang Aji.
”Tapi, siapa saja yang mencetak gol bagi saya tidak masalah. Asalkan, tim bisa menang,” imbuh mantan pelatih Persema Malang tersebut.
Di sisi lain, pelatih Persik Divaldo Alves menilai, timnya memiliki modal bagus untuk berhadapan dengan Persebaya. Modal yang dimaksud pelatih asal Portugal itu adalah meningkatnya mental para pemain.
”Ini karena kami bisa menahan imbang Persija. Suasana latihan menjadi lebih bagus. Persiapan taktik dan teknik jadi lebih fokus lagi,” ujar mantan pelatih Persijap Jepara itu.
Gairah positif di ruang ganti Macan Putih diharapkan bisa segera memutus tren negatif yang belum hilang sepanjang 13 pekan Liga 1. Divaldo ingin Persik bisa meraih kemenangan perdana sore ini. Karena itu, dia akan meminta para pemainnya bekerja lebih keras. Sebab, Persebaya bukan lawan yang mudah dikalahkan.
”Kami tahu mereka agresif ketika menyerang. Mereka terbiasa bermain dengan bola pendek sampai kotak penalti. Karena itu, kami sudah menyiapkan strategi yang disesuaikan dengan strategi lawan,” tegas mantan pelatih Persebaya 1927 itu.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
