
Nurhidayat Atta Halilintar
JawaPos.com-Belum akan ada nama klub AHHA PS Pati FC di Liga 2 musim 2021. Sebab, PSSI menegaskan bahwa pergantian nama klub harus sesuai aturan. ’’Yaitu, harus ada persetujuan melalui kongres PSSI,’’ tegas Sekjen PSSI Yunus Nusi kepada Jawa Pos kemarin (9/6).
Terkait pergantian nama PSG Pati menjadi AHHA PS Pati FC, mantan Ketua Asprov Kalimantan Timur itu menyatakan bahwa yang terdaftar di PSSI dan PT LIB sesuai keputusan kongres adalah PSG Pati. ’’Silakan saja deklarasi. Yang pasti namanya di PSSI masih PSG Pati,’’ jelasnya.
PSSI sendiri baru saja melakukan kongres tahunan pada 29 Mei lalu. Saat itu, beberapa klub juga melakukan pergantian nama. Seperti Martapura FC yang berganti menjadi Dewa United hingga Cilegon United menjadi Rans Cilegon FC.
Termasuk PSG (Putra Sinar Giri) Gresik yang berubah menjadi Putra Safin Grup (PSG) Pati.
Nama AHHA PS Pati FC memang sudah dideklarasikan sang YouTuber Atta Halilintar di Instagram-nya pada Jumat (4/6).
Dalam unggahannya itu, klub milik menantu Anang Hermansyah tersebut memiliki logo kuda jingkrak dan rencananya diluncurkan dalam waktu dekat. ’’PSSI hanya akan merespons surat bila namanya PSG Pati,’’ ucap Yunus.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
